Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makassar Dikepung Banjir

3 Titik Banjir Parah di Makassar dan Respon Cepat Kepala BPBD: 60 Personel dan 6 Perahu Karet

3 titik banjir Makassar dan Respon Cepat Kepala BPBD: 60 Personel dan 6 Perahu Karet, waspada juga melintas Jl Pettarani

Editor: Mansur AM
ISTIMEWA
Perumahan Azzahra Green Land, Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya juga terendam banjir. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kota Makassar, Muhammad Rusli,  bekerja keras dua hari terakhir hingga Kamis (11/3/2021).

Sejumlah titik di Makassar tergenang karena luapan air dan curah hujan yang tinggi.

Titik banjir ada di mana.-mana.

Belum lagi rumah warga yang tidak pernah tergenang air sebelumnya, kini mendadak sibuk karena air masuk ke dalam rumah.

Sejumlah warga terpaksa dievakuasi akibat banjir yang merendam Perumahan Kodam 3, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (10/3/2021) malam.
Sejumlah warga terpaksa dievakuasi akibat banjir yang merendam Perumahan Kodam 3, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (10/3/2021) malam. (TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA)

"Sejauh ini ada tiga lokasi yang cukup parah, yaitu Toa Daeng, Kodam 3, dan luapan kanal Pampang," kata Kepala BPPD Makassar, M Rusli.

Meski demikian, kata dia, belum ada laporan warga yang luka atau pun korban jiwa akibat peristiwa itu.

Dari tiga lokasi banjir itu, kata dia, pihaknya mengerahkan 60 personel dan enam perahu karet.

Sejumlah warga terpaksa dievakuasi akibat banjir yang merendam Perumahan Kodam 3, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (10/3/2021) malam.

Evakuasi oleh tim SAR gabungan berlangsung sejak sore hingga malam ini.

Mereka diungsikan di masjid kelurahan setempat.

"Anggota di lapangan masih sementara evakuasi, untuk data jumlah kita belum bisa tentukan," kata Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Rusli dikonfirmasi tribun.

Menurut Muhammad Rusli, banjir yang merendam Perumahan Kodam 3, setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa.

"Kisaran ketinggian banjirnya itu mulai 50 centimeter sampai 75 centimeter. Mungkin ada yang sampai satu meter tapi tidak banyak," ujarnya.

Lebih jauh, Muhammad Rusli menjelaskan, Jl Permusuhan Kodam 3 merupakan kawasan langganan banjir. tiap tahun.

"Tiap tahun memang kan sering banjir, karena lokasinya memang dekat dari anak sungai Tallo. Ini kan sudah dua hari hujan terus, jadi mungkin dari luapan sungai," ungkap Muhammad Rusli.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved