Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bone

Masjid Raya Watampone Tak Kunjung Dibangun, Ini Penyebabnya

Desain bangunan masjid mengalami perubahan. Dari desain awal, hanya 16 tiang menjadi 8 tiang saja. 

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/KASWADI
Bagian belakang Masjid Raya Watampone yang segera dilanjutkan pembangunannya 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Pembangunan bagian belakang Masjid Raya Watampone belum berjalan. Padahal sebelumnya, ditargetkan pembangunan dimulai November 2020.

Dulu sebelum dibongkar, bangunan tersebut adalah tempat salat khusus wanita. Rencananya akan direnovasi dan bangunannya menjadi dua lantai.

Ketua Yayasan Masjid Raya Watampone, Andi Surya Dharma mengatakan belum dimulainya pembangunan karena persoalan administrasi. 

Desain bangunan masjid mengalami perubahan. Dari desain awal, hanya 16 tiang menjadi 8 tiang saja. 

Menurutnya, jika terlalu banyak tiang, kurang bagus dipandang dan menjadi sempit. 

"Waktu rapat bersama pihak Kalla Group tiang diubah.  Saya kira sederhana, ternyata harus diperhitungkan kembali," katanya Rabu (10/3/2021).

"Minggu ini ditargetkan sudah selesai. Perubahan desain ini berpengaruh dari bawah hingga atas. Pihak Kalla Group tidak mau bekerja kalau desain belum final,"  tambahnya.

Kata Mantan Sekda Bone, tak lama lagi akan dilakukan penandatanganan kontrak antara pihak Yayasan Masjid Raya Watampone dengan anak perusahaan Kalla Group yang ditunjuk mengerjakan Masjid Raya Watampone.

Andi Surya Dharma meminta, agar pembangunan masjid sudah dimulai paling lambat bulan depan.

"Saya minta perlihatkan kepada masyarakat. Sebelum bulan puasa, sudah ada pembangunan," pintanya.

Pembangunan Masjid Raya Watampone menelan anggaran sekira Rp 13 miliar. Pihak Kalla Group menyumbang Rp 5 miliar. Sumbanganya dalam bentuk bangunan.

"Dari Kalla Group Rp 5 miliar. Selesai Rp 5 miliar dibangun dari anak perusahaan Kalla Group, dana dari Pemda Rp 5 miliar. Pak Gubernurne dan Wagub pernah janji juga Rp 5 miliar," bebernya.

Ditargetkan, anak perusahaan Kalla Group selesai mengerjakan dalam jangka waktu tiga bulan ke depan.

"Jadi bukan persoalan dana yang kurang, tapi administrasi yang harus dipermantap," pungkas Andi Surya Dharma.

Untuk diketahui Masjid Raya Watampone merupakan masjid yang memiliki nilai sejarah.

Masjid ini dibangun oleh Raja Bone ke-32 Andi Mappanyukki. Masjid tersebut telah berdiri selama 79 tahun.

Konon masjid ini adalah tempat mengaji mantan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Jusuf Kalla ketika masih anak-anak.

Rumah pribadi Jusuf Kalla tak jauh dari masjid ini. Hanya berjarak belasan meter.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved