Arham Basmin

Arham Basmin Tulis Buku Berkisah Tentang Mimpi Ayah, Dari Guru Hingga Bupati

Ketua DPD KNPI Sulsel versi Mustahuddin Arham Basmin, menggagas dan menulis sebuah buku “Berkisah Tentang Mimpi Ayah, Dari Guru Hingga Bupati”

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Bachtiar Adnan Kusuma dan Arham Basmin 

TRIBUN-TIMUR.COM- Ada sebuah kisah Kaisar Jepang, Kaisar Hirohito pasca pengeboman Kota Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika Serikat dalam Perang Dunia II.

Jumlah orang yang meninggal menyusul ledakan bom atom di Hiroshima diperkirakan mencapai 140.000 jiwa dari populasi 350.000 orang.

Sementara itu, setidaknya 74.000 individu kehilangan nyawa di Nagasaki.

Radiasi yang dilepaskan bom nuklir ini menyebabkan ribuan orang meninggal dalam hitungan minggu, bulan, dan tahun setelah peristiwa tersebut.

Tragedi bom di Hiroshima dan Nagasaki ini sontak mengakhiri perang di Asia.

Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada 14 Agustus 1945.

“ Berapa jumlah guru yang masih hidup?” Itu pertanyaan Kaisar Hirohito sesudah bom atom dijatuhkan di tanah Jepang.

Kisah ini tersebar luas, boleh jadi mitos, tapi narasi ini punya konteks yang valid, bagaimana Kaisar menempatkan pendidikan sebagai soal yang amat mendasar untuk bangkit, menang dan kuat.

Inilah yang mendasari betapa pentingnya kedudukan dan peran guru sebagai tokoh transformasi perubahan kepada masyarakat Indonesia, lebih-lebih di Indonesia.

Ketua Forum Peduli Pendidikan Sulsel, Bachtiar Adnan Kusuma, mengungkapkan Ketua DPD KNPI Sulsel versi Mustahuddin Arham Basmin, menggagas dan menulis sebuah buku “Berkisah Tentang Mimpi Ayah, Dari Guru Hingga Bupati”

Itu sebagai wujud nyata memberikan penghormatan besar kepada guru-guru, pahlawan tanpa tanda jasa.

Menurutnya, Arham Basmin adalah adalah putra seorang guru, anak pertama mantan Kepsek SMP/SMA Raiders Tamamaung yang kini menjadi Bupati Luwu, Basmin Mattayang.

Menurut BAK, Arham mempersembahkan bukunya untuk Ayah tercintanya sebagai Guru yang berkarier dari bawah kemudian terpilih Bupati Luwu dua periode.

"Buku ini kisah inspirating, kami persembahkan buat Guru-Guru kami di Sulsel khususnya di Luwu Raya untuk menyambut 2 Mei 2021” kata Arham Basmin kepada BAK di Myko Hotel Makassar.

Sementara, Kadis Pendidikan Sulsel, Prof Dr Muhammad Jufri menegaskan kalau Basmin Mattayang, adalah senior di Dinas Pendidikan Sulsel yang pernah menduduki jabatan Kepala Bidang.

“Saya tak bisa membayangkan ketika Pak Basmin berdiskusi tentang pendidikan dengan istrinya Dr Hayarna Hakim yang punya kompetensi ilmu hukum memperkaya aspek hukum pendidikan, kemudian ditambah horison kepemudaan dari putranya Arham Basmin.

”Sungguh multi kompleks keluarga panutan yang transformatif,” kata Jufri dalam pengatar buku.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved