Tribun Luwu Timur
Luwu Timur Akan Berlakukan Test GeNose C19 Deteksi Virus Corona
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur akan memberlakukan test GeNoSe C19 dalam mendeteksi virus Covid-19.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur akan memberlakukan test GeNoSe C19 dalam mendeteksi virus Covid-19.
Terungkap pada kegiatan Total Action Anda Solution secara virtual di rumah jabatan Bupati Luwu Timur, Sabtu (6/3/2021).
GeNoSe C19 adalah alat buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendeteksi virus corona melalui hembusan napas.
Alat ini telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan Nomor Kemenkes RI AKD 20401022883.
GeNose bekerja mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid-19 yang keluar bersama embusan napas ke dalam kantong khusus.
Pemberlakuan GeNoSe C19 salah satu strategi Wakil Bupati Luwu Timur, Budiman dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid19 di Bumi Batara Guru julukan Luwu Timur.
Budiman berharap test GeNose di Luwu Timur dapat segera diterapkan untuk mendeteksi Covid-19 sehingga dapat memutus mata rantai penularannya.
"Semoga segera dapat dilakukan penerapan GeNose guna memutuskan mata rantai Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur," kata Budiman, Minggu (7/3/2021).
Sejauh ini, total kasus Covid-19 di Luwu Timur sebanyak 3.703 orang, sembuh 3.494 orang dan pasien Covid-19 meninggal 61 orang.
Banyak Warga Tak Pakai Masker
Wakil Bupati Luwu Timur, Budiman menemukan masih banyak warganya tidak mematuhi protokol kesehatan (protkes) Covid-19 di Pasar Sentral Malili, Kamis (4/3/2021).
Itu ditemukan Budiman saat memantau aktivitas pedagang di pasar yang lokasinya di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Luwu Timur tersebut.
Masih banyak masyarakat yang kedapatan tak menggunakan masker di pasar yang menjadi tempat orang bertransaksi dan berkerumun itu.
Budiman meminta pedagang agar protokol kesehatan diterapkan guna pencegahan penyebaran Covid-19 di Bumi Batara Guru julukan Luwu Timur.
"Kami hadir disini memastikan apa saja yang dibutuhkan dalam penerapan prokes," kata Budiman.
Mantan Kepala Bapelitbangda Luwu Timur ini, meminta agar setiap pintu masuk di pasar disiapkan tempat mencuci tangan.
"Semua pintu masuk di pasar harus disiapkan tempat cuci tangan, kalau sudah tersedia artinya kita sudah memberikan edukasi,"ujarnya.
Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wakil-bupati-luwu-timur-budiman-67.jpg)