Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kolom Kilas Tokyo

Bukan Hanya Jam Kerja

Sebelum pandemik, kerja mulai jam 8.30. Kantor berada di Marunouchi area, jadi selalu mengejar kereta Chuo Line jam 7.15 dari rumah.

Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi
Muh Zulkifli Mochtar, Doktor alumni Jepang asal Makassar, Bermukim di Tokyo 

Oleh: Muh Zulkifli Mochtar, Doktor alumni Jepang asal Makassar, Bermukim di Tokyo

Beberapa tahun silam, saya bekerja di sebuah konsultan di Jakarta. Kantor di daerah Kuningan, harus berangkat dari rumah di timur Jakarta jam 6 pagi agar tidak telat. Setelah istirahat maghrib, biasanya sambung kerja lagi hingga sebelum Isya.

Daerah Rasuna Said saat itu selalu macet, tiba kembali di rumah diatas jam 9 malam.

Sesama rekan kerja punya chat group topik kerja yang sangat aktif dinamis.

Di liburan akhir pekan pun terkadang saling monitor atau koordinasi.

Rutinitas hampir mirip saat kembali bermukim di Tokyo, ibukota ekonomi ketiga terbesar sekaligus metropolitan terbesar dunia.

Sebelum pandemik, kerja mulai jam 8.30. Kantor berada di Marunouchi area, jadi selalu mengejar kereta Chuo Line jam 7.15 dari rumah.

Jam kerja normal hingga jam 17.30 sore. Biasanya lembur sejam, tiba di rumah jam 9 malam.

Libur akhir minggu umumnya bisa konsentrasi aktifitas keluarga atau hobby.

Durasi jam kerja kurang lebih sama. Bukannya di Jepang jam kerja jauh lebih panjang? Mungkin saja perusahaan lain berbeda.

Tapi secara umum memang ada pergeseran besar pola kerja Jepang dekade belakangan ini. Juga ada Government’s New Work Style Reform Bill yang disahkan oleh badan legislatif nasional tahun 2018; semacam modernisasi cara kerja ‘hataraki kata kaikaku’ amandemen undang-undang ketenagakerjaan.

Di dalamnya termasuk pembatasan jam kerja berlebihan, agar tidak mengganggu kesehatan.

Perusahaan Jepang pun mengurangi jam kerja, juga makin berikhtiar membangun working environment sehat disaat kerja.

Bahkan ada yang menyediakan fasilitas olahraga dan pusat kebugaran di kantor misalnya.

Apalagi pandemik Covid-19 membuat style kerja berubah cepat. Jam kerja panjang di kantoran tidak mutlak lagi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved