Breaking News:

Gempa Sulbar

Petugas Posko Transisi Darurat Gempa Sulbar Bantu Pengungsi Kembali ke Rumah

Jumlah pengungsi gempa Sulbar di Majene- Mamuju kini telah mengalami penurunan drastis.

Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Sejumlah personel Satpol PP Provinsi Sulawesi Barat membantu warga yang mengungsi di Jl Husni Tramrin, Kelurahan Rimuku, Mamuju, untuk kembali ke rumah mereka masing-masing.(nurhaditribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Jumlah pengungsi gempa Majene- Mamuju kini telah mengalami penurunan drastis.

Jika di awal gempa pengungsi mencapai lebih dari 90 ribu, per 3 Maret 2021 jumlahnya jauh berkurang menjadi 17.637 orang. 

“Yang memilih pulang kami fasilitasi kepulangan. Membantu pembongkaran tenda, pembenahan barang barang pengungsi, perapihan dan pembersihan lokasi serta mengantar pengungsi pulang ke rumah,"k ata Koordinator Divisi Keamanan dan Ketertiban Posko Transisi Darurat ke Pemulihan Pasca Gempa, Bujaeramy Hasan, Jumat (5/3/2021).

Sekaligus,lanjut Bujaeramy, membantu memasangkan tenda disekitar rumah bagi yang rumahnya tidak layak huni.

"Kami lakukan ini hanya di titik pengungsi mandiri. Dan tentu tidak semua, karena personil kita terbatas,"ucapnya.

Dikatakan, sejak awal terbentuknya Posko Transisi Darurat, Bidang Keamanan dan Ketrertiban membawa semangat dan bertekad untuk bagaimana memulihkan keamanan dan kondisi tertib pasca gempa seperti saat sebelum terjadi gempa.

"Salah satu langkah yang dilakukan adalah menugaskan personil melakukan patroli setiap hari baik malam maupun siang,"katanya.

Karena personil terbatas, kata dia, jadwal patroli itu diroling di setiap titik pengungsian.

"Selain patroli, personil juga diharapkan melakukan advokasi dan edukasi kebencanaan. Mengajak pengungsi melakukan pembersihan lingkungan dengan tujuan selain untuk kebersihan juga diharapkan dapat menghilangkan pikiran atau trauma gempa,"tuturnya.

"Kami juga senantiasa mengingatkan dan menghimbau kepada pengungsi untuk tetap menaati protokol kesehatan dan berbagi masker sebagai antisipasi meluasnya covid19 di pengungsian. Serta, secara persuasif mengajak pengungsi kembali kerumah bagi yang rumahnya masih layak huni" sambungnya.

Hingga 3 Maret 2021, jumlah pengungsi di Kabupaten Mamuju sebanyak 16.332 orang. Di Kabupaten Mamuju jumlah pengungsi terbanyak berada di Kecamatan Tappalang. Sementara jumlah pengungsi di Majene berkurang menjadi 1.305 orang.

 “Meskipun jumlah pengungsi sudah sangat berkurang dibanding yang lalu lalu. Tapi personil di lapangan tetap melaksanakan tugas seperti biasanya,”pungkas Bujaeramy, yang juga Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Provinsi Sulbar. (tribun-timur.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved