Breaking News:

Tribun Sulsel

Usut Dugaan Korupsi Bansos Covid-19, Polda Panggil Sekprov Sulsel

Setelah bukti-bukti dugaan korupsi itu terkumpul lanjut Zulpan, pihaknya akan melayangkan pemanggilan ke sejumlah saksi.

TRIBUN TIMUR/FADLY ALI
Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan (Sekprov Sulsel) Abdul Hayat Gani 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, mencuat ke permukaan.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditrkimsus) Polda Sulsel, tengah menyelidiki kasus dugaan rasua itu.

Bahkan, pihaknya telah memintai klarifikasi pejabat berwenang terkait dugaan korupsi tersebut.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan, mengatakan, pihaknya sejauh ini telah mengundang Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani untuk klarifikasi.

"Kalau diperiksa sebagai saksi belum ya, kemarin itu (Abdul Hayat Gani) hanya diundang untuk klarifikasi terkait dugaan korupsi dana Bansos Covid-19 itu (Sulsel). Jadi baru sebatas klarifikasi," kata Kombes Pol E Zulpan dikonfirmasi Kamis (4/3/2011) malam.

Undangan klarifikasi yang dilayangkan kata dia, baru tertuju ke Abdul Hayat Gani.

"Sementara baru itu (Abdul Hayat Gani) yang diundang klarifikasi. Untuk lainnya, nanti kita tunggu perkembangan penyelidikannya," terang Zulpan.

Menurut Zulpan, pihak Tipidkor Ditkrimsus Polda Sulsel terus mendalami adanya dugaan tindak pidana korupsi itu.

"Jadi sementara masih dalam penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti," ujarnya.

Setelah bukti-bukti dugaan korupsi itu terkumpul lanjut Zulpan, pihaknya akan melayangkan pemanggilan ke sejumlah saksi.

Khusus dugaan korupsi dana bansos Covid-19 Kota Makassar, pihaknya mengaku masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kalau bansos Covid-19 Kota Makassar, kita masih nunggu hasil audit BPK. Untuk indikasinya memang ada tapi kan kita harus punya bukti formil kerugian negara dan itu dari BPK," tuturnya.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved