Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

BREAKING NEWS: KPK Geledah Kantor Biro Pengadaan Barang/Jasa Sulsel

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Sulsel.

Tayang:
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Istimewa For Tribun Timur
Suasana di kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel di Kantor Gubernur Jl Urip Sumoharjo Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Sulsel.

Kini Tim Penyidik KPK ke Kantor Gubernur.

Lokasi tepatnya di Kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

KPK datang sekitar pukul 10.00 Wita, Rabu (3/3/2021).

Tampak pada foto, aparat kepolisian sudah berjaga di dalam kantor.

Sehari sebelumnya Selasa (2//3/2021) kemarin, Tim KPK juga mendatangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulawesi Selatan, Jl AP Pettarani, Makassar.

Baca juga: Nurdin Abdullah Ditangkap, Akbar Faizal: Hentikan Pesta Kepala Daerah dan Cukong, Terima Kasih KPK

Sejumlah aparat kepolisian bersenjata Laras panjang berjaga. Penjagaan di lakukan mulai dari depan kantor hingga di aral pekarangan kantor.

Tidak hanya itu, empat personel bersenjata juga berjaga di pintu utama loby kantor.

Informasi yang diperoleh di lokasi dari salah satu pegawai, Tim KPK tiba sejak pukul 09.00 Wita.

"Dari jam sembilan datang, orang KPK semua. Dua mobil yang datang," kata seorang pegawai yang enggan namanya disebut. 

Belum diketahui pasti apa saja yang dilakukan Tim KPK di dalam kantor yang dikepalai Prof Rudy Djamaluddin sahabat dekat Prof Nurdin Abdullah Gubernur Sulsel.

Baca juga: KPK Duga Nurdin Abdullah Korupsi buat Dana Kampanye Pilgub, Terungkap Biaya Dihabiskan Prof Andalan

Informasi yang beredar, mereka melakukan penggeledahan lanjutan setelah sebelumnya sempat melakukan penyegelan.

Selanjutnya, ada enam orang petugas KPK yang keluar dari dalam kantor usai melakukan penggeledahan pada pukul 15.30 Wita.

Tiga dari enam orang itu membawa koper. Dua koper hitam dan satu merah.

Tidak ada keterangan pers yang diucapkan.

Mereka berjalan menuju dua mobil SUV yang ditumpangi dengan pengawalan ketat polisi bersenjata.

Saat keluar dari dalam kantor dan berjalan menuju mobil yang dikendarai, para petugas terlihat tidak lagi mengenakan rompi bertuliskan KPK.

Hanya saja, sewaktu memeriksa isi mobil dinas berplat dinas DD 8921 SK, dua petugas tampak masih mengenakan rompi KPK.

Mereka melakukan pemeriksaan isi mobil sambil membawa seorang staf berpakaian dinas lengkap dengan logo pemprov Sulsel di bahunya.

Cara Kadis PU Sulsel Prof Rudy Sahabat Prof Nurdin Abdullah Hindari Media, Sekretarisnya Dicokok KPK

Di dalam mobil, tampak diperiksa laci dasbir depan. Begitu juga dengan kantongan yang ada di Kabul belakang.

Tim KPK melakukan penggeledahan di kantor yang dipimpin Prof Rudi Djamaluddin itu, sejak pukul 09.00 Wita.

Lebih kurang enam jam penggeledahan berlangsung di dalam kantor yang mengurus proyek dan tata ruang tersebut.

Keberadaan atau penggeledahan itu dilakukan setelah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Sekretaris Dinas PU Provinsi Sulsel Edy Rahmat dan Agung Sucipto sebagai kontraktor ditetapkan tersangka kasus gratifikasi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved