Breaking News:

Gempa Sulbar

Pengungsi Gempa Sulbar Berkurang, Dinsos Kurang Produksi Nasi Bungkus di Dapur Umum

Aktivitas dapur umum Dinas Sosial Pemprov Subar masih terus berlangsung. Nasi bungkus yang disediakan jumlahnya sudah berkurang

Humas Pemprov Sulbar
Dapur Umum Dinas Sosial Provinsi Sulbar tetap eksis mulai dari masa tanggap darurat hingga masa transisi darurat ke pemulihan bencana untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.(humas pemprov sulbar). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Aktivitas dapur umum Dinas Sosial Pemprov Subar masih terus berlangsung.

Mulai kemarin, nasi bungkus yang disediakan jumlahnya sudah berkurang dari sebelumnya.

Hal itu dikarenakan jumlah pengungsi sudah sangat berkurang dari jumlah sebelumnya.

Kadis Sosial Andi Bau Akram mengatakan, jika sejak hari pertama pasca gempa, dapur umum yang dimotori tim Tagana atau Taruna Siaga Bencana binaan Dinsos Sulbar, memproduksi 4 ribu nasi bungkus perhari.

"Masing-masing dua ribu bungkus untuk makan siang dan malam di dua titik. Yakni, di titik pengungsi Jalur Dua dan Stadion Manakarra,"ucap Bau Akram kepada wartawan di Mamuju, Senin (1/3/2021).

Namun, sejak kemarin, Minggu 28 Februari 2021, nasi bungkus yang disalurkan menurun menjadi menjadi 2.600 bungkus.

Masing-masing 1.300 bungkus untuk makan siang dan 1.300 untuk makan malam. 

"Setiap hari, baik di masa tanggap darurat maupun transisi darurat dapur umum tetap eksis bekerja. Kalau produksi nasi bungkus kami kurangi, itu karena jumlah pengungsi sudah berkurang"jelas Andi Bau Akram,

Dapur umum Dinsos Sulbar, sambung Bau Akram, sesuai hasuil koordinasi antara Pemprov dan pemkab Majene, dapur umum Dinsos Sulbar hanya melayani pengungsi di Kabupaten Mamuju.

"Di Kabupaten Majene, dapur umum ditangani Tim Tagana Dinsos Kabupaten Mejene. Untuk di Majene, Pemprov Sulbar hanya memberi dukungan berupa bantuan logistik bahan baku,"katanya.

Andi Bau Akram menambahkan, dapur umum untuk melayani pengungsi juga didirikan oleh masyarakat secara mandiri dan juga oleh kelompok relawan. Kegiatan di dapur umum baik di Mamuju maupun Majene mendapat bantuan personil dari Tim Tagana beberapa provinsi. 

"Apresisasi dan terima kasih banyak kepada para relawan yang telah  banyak membantu kami di dapur umum,  juga kepada tim tagana Sulawesi Selatan,  Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara  dan  Sulawesi Utara," ucap Bau Akram. (tribun-timur.com)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved