Breaking News:

Lomba Game Edukasi, Guru TK Telkom Makassar meraih Predikat Terbaik

TK Telkom Makassar, salah satu lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom, mengutus 5 (lima) orang gurunya

Tribun/Nur Fajriani
guru-guru TK Telkom Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM - Banyak sekolah mendorong anak didiknya untuk memiliki segudang prestasi. Tujuannya, agar sekolah tersebut menjadi sekolah berprestasi lantaran memiliki siswa-siswi yang unggul.

Akan tetapi, sekolah berprestasi tentu pula terbentuk dari guru-guru yang berprestasi. Indonesia memiliki cukup banyak guru dan tenaga kependidikan cemerlang yang telah menciptakan inovasi dan terobosan untuk proses belajar-mengajar. Bahkan, prestasi guru juga muncul dari kalangan guru TK/PAUD.

TK Telkom Makassar, salah satu lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom, mengutus 5 (lima) orang gurunya untuk mengikuti Pelatihan Pembuatan Game Education for Kids.

Pelatihan ini diikuti oleh guru-guru tingkat TK hingga SMK di lingkungan Yayasan Pendidikan Telkom. Pelatihan ini sendiri berlangsung selama 2 hari, yaitu tanggal 01-02 Februari 2021.

Setelah mengikuti pelatihan, seluruh peserta diwajibkan membuat game edukasi yang dapat diterapkan sebagai media pembelajaran, khususnya untuk TK/PAUD. Dari 121 karya yang masuk, TK Telkom Makassar berhasil merebut juara atau karya terbaik dalam pembuatan aplikasi game edukasi ini, mengalahkan guru-guru lainnya dari tingkat TK-SMK yang ada di Yayasan Pendidikan Telkom.

TK Telkom Makassar terus berupaya inovasi dan menggali kreativitas seluruh guru, sehingga dapat menghadirkan kegiatan pembelajaran yang menarik dan edukatif di masa pandemi seperti saat ini. Selain itu, kami juga selalu berusaha meningkatkan kompetensi guru-guru, dimana salah satunya adalah prestasi guru atas nama Bu Nurahmi, yang berhasil meraih posisi 1 karya aplikasi game edukasi untuk anak. Ada juga Bu Nurkhalisa, guru TK Telkom Makassar yang game edukasi kreasinya masuk dalam 10 karya terbaik di event tersebut. Guru lainnya meraih peringkat 12, 23 dan 33," ujar Kepala TK Telkom Makassar, A Rismaneswati.

Aplikasi game edukasi untuk anak tersebut dinilai dari beberapa kriteria, yaitu konten pendidikan dalam game (bobot 20%), originalitas game (bobot 20%), desain game (bobot 15%), user experience (bobot 15%), sound yang digunakan (bobot 15%) dan penilaian terakhir mengacu pada kreativitas (bobot 15%).

Nurahmi atau yang akrab dipanggil Bu Nunu ini merupakan guru yang mengabdi di TK Telkom Makassar sejak tahun 2004. Castle of Knowledge merupakan judul game yang dibuatnya dan mengantarnya menempati posisi 1.

“Game ini diperuntukkan untuk anak usia dini dan diharapkan berfungsi melatih aspek Bahasa kognitif dan logika anak-anak. Alhamdulillah setelah selesai dibuat, seluruh games yang dibuat oleh kami ini (kelima guru yang mengikuti pelatihan) dapat langsung dipraktekkan dalam proses pembelajaran dengan siswa TK Telkom Makassar”, urai Nunu.

TK Telkom Makassar sendiri berlokasi di area Kawasan Pendidikan Telkom Jl. AP. Pettarani No. 4. Dengan akreditasi A yang dimilikinya, TK Telkom Makassar menargetkan siswa dan alumni yang sadar disiplin, sopan santun, melek teknologi, budaya dan kompeten dalam sains. Tentunya juga dapat menjadi pribadi yang berani dan pandai bersosialisasi.

Saat ini TK Telkom telah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2021/2022, baik secara online maupun offline.

“Bagi orang tua yang ingin putra-putrinya diajar oleh guru-guru berprestasi dan cakap dalam bidang IT, dapat berkunjung ke TK Telkom Makassar atau menghubungi kontak 082218387258. Tidak ada persyaratan khusus dalam pendaftaran siswa. Adapun biaya pendaftaran (formulir) adalah Rp. 200,000.- dengan biaya masuk sebesar Rp. 4,180,000.- (telah termasuk uang pangkal, baju seragam, pengadaan alat belajar, perpustakaan dan rapor). Biaya SPP per bulannya adalah Rp. 360,000.- dan untuk kelas penitipan anak sebesar Rp. 350,000.- per bulan serta Rp. 35,000.- per harinya, dengan ketentuan anak membawa makanan sendiri dari rumah”, pungkas Nunu.

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved