Tribun Makassar
Tidak Sembarang Bergabung di Damkar Kota Makassar, Lolos Seleksi Harus Ikuti Latihan Ala Militer
Dibutuhkan fisik dan mental yang kuat agar dapat menjadi personel Pemadam yang tangguh.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menjadi seorang personel Pemadam Kebakaran tidaklah mudah.
Dibutuhkan fisik dan mental yang kuat agar dapat menjadi personel Pemadam yang tangguh.
Tidak tanggung-tanggung, para personel yang baru bergabung atau baru dinyatakan lolos seleksi, harus mengikuti pembinaan fisik dan mental ala militer.
Yang membina pun bukan orang sembarangan. Yaitu, dari satuan elit TNI dan Polri.
Seperti itulah yang diungkapkan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Elo Dewata Wahid saat ditemui di kantornya, Jl Dr Ratulangi, Makassar, Selasa (23/2/2021) siang.
Elo Dewata mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah membuka lowongan untuk 100 tenag kontrak baru.
100 tenaga kontrak itu, terdiri dari 70 personel pria dan 30 wanita.
Lowongan atau kesempatan itu pun disambut antusias warga Makassar.
Ada ratusan pendaftaran yang datang membawa berkas lamarannya di kantor bermotto,"Pantang Pulang Sebelum Padam" itu.
"Di hari ke dua ini ada sekitar 400an pendaftar yang datang. Padahal kita sudah batasi 100 orang perhari, tapi pendaftar yang datang membludak," kata Elo Dewata.
Tahapan yang akan dilalui pendaftar lanjut Elo, mulai verifikasi berkas, tes fisik dan wawancara.
Pendaftar yang dinyatakan lolos kata dia bakal digembleng ala prajurit militer.
Khusus di Makassar, lanjut Elo, pihaknya kerap bekerja sama dengan Marinir Lantamal VI, Kostrad TNI AD dan Brimob Polri.
"Kita masukkan pendidikan dasar militer fisik dan mentalnya, kalau bukan kita masukkan di Kostrad, kita masukkan di Lantamal. Kadang juga kita masukkan di Brimob," ujar Elo Dewata.
Pendidikan atau latihan fisik dan mental ala militer itu, lanjut dia akan dijalani selama tiga pekan lamanya.
Setelah digembleng ala militer tiga pekan, para personel yang lolos seleksi itu, juga akan mengikuti pendidikan khsusus Damkar.
Pendirian atau Diklat khusus itu sejatinya berlangsung di Ciracas, Jakarta.
Namun, kata dia, karena pendemi Covid-19, Diklat khsus itu akan dilakukan di dalam areal markas Damkar Kota Makassar melalui pembinaan senior dan instruktur yang ada.