Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Edukasi

Belajar Membedakan Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif dalam Bahasa Indonesia Lengkap Contohnya

Kalimat adalah satuan bahasa berupa kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap.

Tayang:
Editor: Hasrul
Shutterstock via Kompas.com
Belajar Bahasa Indonesia dengan Materi Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif 

1. Kalimat aktif berobyek

Kalimat aktif berobyek disebut juga kalimat transitif.

Kalimat aktif berobyek dapat diubah menjadi kalimat pasif, dengan mengganti awala pada predikatnya.

Predikatnya biasa ditandai dengan awalan me-, meng, dan verba aktif.

Baca juga: Jawaban Soal UAS Biologi Kelas 11: Fungsi Sistem Peredaran Darah Manusia

Baca juga: Kunci Jawaban Latihan Soal Pilihan Ganda Ujian Akhir Semester/UAS Pelajaran Matematika Kelas 11 SMA

Verba aktif, misalnya makan, minum, masak, dan sejenisnya.

Verba aktif yang dapat ditautkan dengan obyek jumlahnya terbatas.

Contoh:

  • Feni mencuci sepatu.
  • Siswa kelas IX mengerjakan ulangan Bahasa Indonesia.
  • Yudi masak semur.

2. Kalimat aktif tidak berobyek

Kalimat aktif tidak berobyek disebut juga kalimat intrasinitif.

Kalimat jenis ini tidak membutuhkan kehadiran obyek atau keterangan.

Kalimat aktif tanpa obyek, tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 SD, Soalnya: Apa yang Kamu Ketahui Tentang Sultan Hasanuddin?

Baca juga: Belajar Bahasa Inggris: Perbedaan Adverbs dan Adverbials Lengkap Contohnya Dalam Kalimat

Predikatnya dapat berupa dengan awalan me-, ber-, atau verba aktif.

Verba aktif, misalnya datang, pergi, masuk, kembali, pulang, bangkit, dan sejenisnya.

Jumlah verba aktif yang dapat ditautkan pada kalimat jenis ini jumlahnya lebih banyak.

Contoh:

  • Yudi memasak di dapur.
  • Nenek berolahraga setiap pagi.
  • Dewo pulang ke Makassar.
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved