Breaking News:

Kapolsek Pesta Narkoba

Jenderal Asal Toraja Tak Beri Ampun buat Eks Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi

Jenderal asal Toraja tak beri ampun buat eks Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi.

NET TV DAN DOK TRIBUNNEWSBOGOR.COM
Mantan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. Jenderal asal Toraja tak beri ampun buat Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi karena terlibat penyalahgunaan narkoba. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Jenderal asal Toraja tak beri ampun buat eks Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi.

Ujian berat bagi Polri dibawah kepemimpinan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Belasan polisi terlibat penyalahgunaan narkoba.

Bahkan, salah satu yang terlibat adalah Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Bogor.

Perwira menengah Polri ini dikenal berpengalaman menangani kasus narkoba.

Namun, apa jadinya jika dia sendiri malah yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan "barang haram" itu.

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan atau Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo menyatakan, pihaknya akan menindak tegas siapa pun polisi yang terlibat kasus penggunaan narkoba.

Hal itu disampaikan Ferdy menindaklanjuti penangkapan Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dan belasan oknum polisi lainnya terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

"Tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian, siapa saja yang terlibat sudah pasti dipidana dan dipecat, putusan tidak dengan hormat," kata Irjen Ferdy Sambo dalam keterangan tertulis, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (18/2/2021).

Irjen Ferdy Sambo menyatakan, peringatan itu disampaikan untuk seluruh anggota polri Polri lainnya agar tak menyentuh barang haram tersebut.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved