Tribun Edukasi
Pengertian dan Jenis Surat Undangan
Surat undangan seringkali dipakai untuk mengundang seseorang ke suatu acara.
Surat undangan resmi
Surat undangan resmi yaitu undangan yang diselenggarakanan antar-instansi atau organisasi untuk kepentingan dinas.
Sifat undangan resmi yaitu untuk kepentingan hubungan kedinasan atau bisnis.
Contoh undangan resmi, yakni surat undangan rapat umum pemegang saham, pertemuan, bisnis, undangan dinas, dan lainnya.
Tidak seperti undangan pribadi, surat undangan resmi harus mencantumkan kepala surat, nomor surat, dan tujuan undangan.
Nama badan atau perseorangan yang mendapat undangan juga harus disebutnkan.
Dalam surat undangan resmi, nama orang yang bertanggung jawab atas surat undangan resmi harus dicantumkan lengkap dengan jabatannya.
Hal tersebut penting, karena nama dan jabatan mengimplikasikan seberapa penting pertemuan yang akan dilangsungkan.
Selain itu, untuk surat undangan resmi harus membubuhi cap atau stempel dari instansi yang bersangkutan sesuai kedudukan pejabat yang berwenang dalam instansinya.
Tips menulis surat undangan Berikut tips menulis surat undangan yang benar:
1. Harus menyertakan alamat, tanggal, dan waktu acara di sisi kiri surat tersebut.
2. Pastikan untuk menyebutkan salam di awal dan tanda tangan di akhir surat.
3. Menulis surat yang benar dan ringkas secara tata bahasa
4. Menunjukkan apakah surat tersebut formal atau informal.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat undangan, yakni:
1. Bahasa yang digunakan sopan
2. Maksud undangan jelas, termasuk tempat, waktu, dan bentuk acaranya
3. Identitas pengundang dicantumkan dengan jelas, beserta orang-orang yang mengundang
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Surat Undangan: Pengertian dan Jenisnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/surat-undangan-pelantikan-yang-dikeluarkan-oleh-bupati-maros.jpg)