Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Sulsel

Kapasitas RS Rujukan Covid Capai 70 Persen, Ini Tanggapan Wagub Sulsel

Sudirman Sulaiman mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk mencegah terjadinya lonjakan pasien di rumah sakit.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Imam Wahyudi
HUMAS PEMPROV SULSEL
Wagub Sulsel Andj Sudirman Sulaiman 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rumah Sakit (RS) yang menjadi rujukan pasien Covid-19 di Makassar kapasitasnya sudah mencapai 70 persen.

Ketua Tim Ahli Epidemiologi Satgas Covid-19 Makassar, Ansariadi mengatakan, jika jumlah ini terus meningkat hingga mencapai 90 persen, maka ada kemungkinan PSBB akan diberlakukan.

Kondisi ini juga dipengaruhi karena kasus Covid-19 masih meningkat sehingga mereka butuh diisolasi.

"Jika mencapai 90 persen, maka ada kemungkinan PSBB kembali diberlakukan," ujar Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas ini, Rabu (17/2/2021).

Menanggapi hal ini, Sudirman Sulaiman mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk mencegah terjadinya lonjakan pasien di rumah sakit.

Seperti membagikan masker, dan mendukung organisasi, perusahaan, serta komunitas yang melakukan sosialisi protokol Covid-19.

"Selain itu, kami juga terus mendukung gerakan serupa oleh organisasi, perusahaan swasta, serta komunitas terkait," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan pihak kepolisian, melalui tim cyber, untuk memantau pergerakan masyarakay melalui gawainya.

Sehingga, pemerintah bisa melakukan pengawasan setiap pergerakan masyarakat, untuk mencegah adanya kerumunan.

"Jadi kita bisa tracing setiap pergerakan masyarakat, atau bila terjadi kerumunan," katanya.

Terkait wacana penambahan hotel wisata Covid-19, Sudirman Sulaiman menjelaskan, hal itu mungkin terjadi apabila ada lonjakan kasus.

"Tapi menurut laporan kemarin, jumlah kasus sudah melandai dibanding bulan desember lalu. Karena. Menurut saya pribadi, mungkin ada oengaruhnya terhadap cuaca, karena kalau pancaroba, otamatiskan imun menurun, jadi orang gampang kena," tutupnya.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved