Breaking News:

Tribun Enrekang

Begini Penjelasan Kapolres Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik Bupati Enrekang

Satuan Reskrim Polres Enrekang menangani laporan pencemaran nama baik Bupati Enrekang Muslimin Bando.

ist
Kapolres Enrekang, AKBP Andi Sinjaya 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG -Satuan Reskrim Polres Enrekang menangani laporan pencemaran nama baik Bupati Enrekang Muslimin Bando.

Kasus ini dilaporkan oleh Kabag Hukum Pemkab Enrekang selaku kuasa hukum Bupati Enrekang pada November 2020 lalu.

Kapolres Enrekang, AKBP Andi Sinjaya mengatakan, penanganan terhadap perkara pencemaran nama baik sudah dilakukan penyidiknya secara profesional melalui prosedur yang berlaku.

Menurutnya, sebelum Satreskrim melakukan penangkapan sudah melakukan beberapa prosedur sesuai aturan.

Mulai pengaduan, terbitnya Laporan Polisi (LP), penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi, ahli, gelar perkara dan koordinasi dengan Instansi terkait. 

"Saya tegaskan bahwa kami melayani setiap pengaduan masyarakat tanpa pandang bulu dan melakukan proses penegakan hukum secara obyektif," kata AKBP Andi Sinjaya, Sabtu (13/2/2021).

Ia menjelaskan, penyidik telah koordinasi dengan Kementerian hukum dan HAM RI Sulsel untuk mempertanyakan tentang legalitas dari website yang dilaporkan.

Kemenkum HAM menyatakan melalui surat nomor: W.23.AH.02.03-05 yang menyatakan bahwa legalitas tidak terdaftar pada data base Ditjen AHU sebagai badan hukum maupun badan usaha.

Atas hal ini tentu media bersangkutan tidak memenuhi Undang-undang nomor 40 tahun 1999 pada pasal 9 ayat 2 yang berbunyi: 'Setiap perusahaan pers harus berbentuk badan hukum Indonesia'.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dan mengirim surat ke Dewan Pers dan berdasarkan penelusuran melalui website Dewan Pers nama PT tersebut tidak terdaftar sebagai Perusahaan Pers. 

Halaman
123
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved