Breaking News:

Sesama Orang Enrekang Tabrakan di Depan Kuburan Cina Pinrang, 1 Kritis, 1 Patah Tulang

Sementara dua orang remaja perempuan yang berboncengan motor bernama Sri Wahyuni dan Siska yang diperkirakan masih berusia 16 tahun.

Sesama Orang Enrekang Tabrakan di Depan Kuburan Cina Pinrang, 1 Kritis, 1 Patah Tulang
TRIBUN TIMUR/NINING
Siska masih dalam keadaan kritis di RSUD Lasinrang Pinrang.

TRIBUNPINRANG.COM, PALETEANG - Kecelakaan terjadi di Jalan Poros Pinrang-Malimpung depan pekuburan Cina Paleteang Dua, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Selasa, (09/02/2021) malam.

Kecelakaan ini melibatkan antara pengendara motor dan mobil.

Pengemudi mobil Kijang Innova warna silver dengan nomor polisi DD 1977 MH  bernama Sumardi (50), warga Kalosi, Kabupaten Enrekang.

Sementara dua orang remaja perempuan yang berboncengan motor bernama Sri Wahyuni dan Siska yang diperkirakan masih berusia 16 tahun.

Mereka menggunakan motor matic Yamaha Mio JT warna hitam nomor polisi DD 2387 QL.

Dalam rilis Satlantas Polres Pinrang, salah satu saksi, Akbar (21), mengatakan kecelakaan terjadi karena mobil Innova dari arah Pinrang dengan kecepatan tinggi berpapasan ditikungan dan mengambil sisi jalan sebelah kanan terluar.

Sehingga terjadi kecelakaan tabrakan dengan pengendara sepeda motor Mio dari arah Malimpung.

Akibat kecelakaan ini, Sri Wahyuni dan Siska dibawa ke RSUD Lasinrang guna mendapatkan perawatan intensif.

Dari informasi yang dihimpun Tribunpinrang.com, Siska mengalami luka patah tulang leher, luka robek pelipis bagian sebelah kanan dan kondisi  kiritis.

Sementara Sri Wahyuni mengalami patah tulang paha sebelah kanan.

Humas RSUD Lasinrang Pinrang, Sriyanti Mas'ud membenarkan adanya dua remaja perempuan yang menerima perawatan intensif usai mengalami kecelakaan.

"Iya benar, 1 orang masuk RS dalam keadaan tidak sadar, dan 1 orang lagi diduga patah tulang paha. Pasien bernama Sri Wahyuni dan Siska," kata Sriyanti saat dihubungi Tribunpinrang.com, Selasa, (09/02/2021) malam.

Ia menambahkan, informasi yang diperoleh dari salah satu korban yang sadar (Sri Wahyuni) bahwa mereka domisili di Kabupaten Enrekang.

"Sri Wahyuni bilang, mereka ke Pinrang untuk bertemu temannya, " pungkas Sriyanti.

Sementara itu, pihak RSUD Lasinrang Pinrang belum berhasil menghubungi keluarga korban.

Penulis: Nining Angraeni
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved