Breaking News:

Novel Baswedan Sentil Aparat soal Wafatnya Ustaz Maher, Guntur Romli: di Mana dan Mana Harun Masiku?

Guntur Romli, bereaksi atas pernyataan Novel Baswedan yang menyentil aparat kepolisian terkait wafatnya Ustadz Maaher At-Thuwailibi.

Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin
Guntur Romli (Instagram @gunromli) dan Novel Baswedan (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG). Novel Baswedan Sentil Aparat soal Wafatnya Ustaz Maher, Guntur Romli: di Mana dan Mana Harun Masiku? 

TRIBUN-TIMUR.COM - Intelektual Muda NU, Guntur Romli, bereaksi atas pernyataan Novel Baswedan yang menyentil aparat kepolisian terkait wafatnya Ustadz Maaher At-Thuwailibi.

Diketahui, Novel Baswedan menyentil aparat kepolisian melalui akun Twitter @nazaqistsha.

"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun
Ustadz Maaher meninggal di rutan Polri. Pdhl kasusnya penghinaan, ditahan, lalu sakit. Org sakit, kenapa dipaksakan ditahan?
Aparat jgn keterlaluanlah..
Apalagi dgn Ustadz. Ini bukan sepele lho.," tulis Novel Baswedan, Selasa (9/2/2021).

Guntur Romli pun langsung bereaksi.

Guntur Romli mengatakan perlu menunggangi wafatnya Soni Eranata alias Maaher At-Thuwailibi.

Hal tersebut diungkapkan Guntur Romli melalui Facebook pribadinya Mohamad Guntur Romli.

"Komentar anda 'aparat jangan keterlaluanlah' tidak mencerminkan fakta sebenarnya apalagi ditambah framing 'apalagi dengan ustaz' apa tujuan anda berkomentar seperti itu?," tulisnya, Selasa (9/2/2021) malam.

Berikut tulisan lengkap Guntur Romli.

"Novel Baswedan Yth,

Tidak perlu menunggangi wafatnya Sdr Soni Eranata alias Maaher At-Thuwailibi.

Halaman
123
Editor: Sakinah Sudin
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved