Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Video: Viral Uang Redenominasi Gambar Presiden Jokowi, Kabarnya Pengunggah Minta Maaf

Video viral tentang gambar uang yang memiliki nomor seri dan bertulisan Bank Indonesia itu pun kini masuk radar alias perhatian Bank Indonesia.

Tayang:
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Waode Nurmin
TIKTOK
Video Viral Uang Redenominasi Bergambar Presiden Jokowi, Ini Kata BI 

TRIBUN-TIMUR.COM - Warganet belakangan dihebohkan dengan unggahan video yang menunjukkan uang Rp 100 gambar Jokowi atau Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Video viral tentang gambar uang yang memiliki nomor seri dan bertulisan Bank Indonesia itu pun kini masuk radar alias perhatian Bank Indonesia.

Video itu bikin heboh, lantaran disebutkan bahwa potongan uang bergambar Presiden Jokowi tersebut merupakan redenominasi dari uang Rp 100.000 yang resmi.

Tapi belakangan pengunggah dikabarkan telah minta maaf.

Sebuah video yang menampilkan potongan uang Rp 100 bergambar Presiden Joko Widodo, ramai di media sosial.

Dalam video itu, disebutkan bahwa potongan uang tersebut merupakan redenominasi dari uang Rp 100.000, sehingga menjadi uang Rp 100.

Redenominasi adalah penyederhanaan nilai mata uang menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya.

Sementara itu, dari potongan video yang beredar terlihat uang tersebut juga memiliki nomor seri dan bertuliskan 'BANK INDONESIA, layaknya uang pada umumnya.

Adalah akun @jakarta.keras yang mengunggah video tersebut. Namun, berdasarkan penulusuran Kompas.com, video tersebut berasal dari aplikasi TikTok yang diunggah akun @aku.ijot.

Unggahan selengkapnya bisa dilihat di sini: Viral video uang redenominasi bergambar Jokowi.

Namun setelah Tribun Timur mengecek kembali, video tersebut sudah di private

Terkait beredarnya video tersebut, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono menegaskan uang tersebut bukan berasal dari Bank Indonesia.

"Bukan dari BI, tapi kami monitor," kata Erwin saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (8/2/2021).

"Kelihatannya ini anak-anak iseng di TikTok terus masuk Instagram dan juga FB. Kami dengar yang membuat sudah minta maaf," tambahnya.

Pihaknya juga meminta, agar semua unggahan terkait uang tersebut untuk segera dihapus.

Dia juga mengajak masyarakat untuk berhati-hati apabila membuat konten yang berhubungan dengan uang rupiah.

"Kami ingin ajak masyarakat untuk berhati-hati urusan ini. Bagaimana pun rupiah adalah lambang kedaulatan NKRI," jelas dia.

Simak videonya!

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved