Breaking News:

Pilpres 2024

Anies Baswedan Dianggap Calon Presiden 'Berbahaya', Kelas Risma Jauh Mau Melawan di Tahun 2024

Anies Baswedan calon presiden 'berbahaya' untuk kandidat lain dalam Pilpres 2024. Tri Rismaharini tak mampu melawan Anies Baswedan.

TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN DAN KOMPAS.COM/RODERICK ADRIAN MOZES 
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Menteri Sosial, Tri Rismaharini. 

TRIBUN-TIMUR.COM-  Anies Baswedan dianggap sangat ‘berbahaya’ dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.

“Potensi Anies Baswedan untuk dibatalkan regulasi. Selalu ada hal yang disebut faktor penunjuk arah. Negosiasi hari ini di DPR melihat perkembangan untuk meloloskan Anies di 2024 ( Pilpres 2024 )” katanya dalam Rocky Gerung Official yang dikutip Tribun Timur, Minggu (7/2/2021).

Menurutnya, kalau misalnya undang-undang pemilu tak direvisi maka bertahan Anies untuk menganggur 2024.

“Anies pasti melanglang ke 2024. Kalau Anies nganggur selama 2 tahun, justru persiapan itu yang berbahaya karena tak terdeteksi,” katanya.

Menurutnya, lebih berbahaya karena Anies Baswedan tak terlihat.

Anies Baswedan Masuk 21 Heroes 2021 Sejajar Elon Mask Bikin Gemetar Lawan Politik Hingga Mau Dijegal

Kolase Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pengamat Politik Rocky Gerung. Rocky Gerung menanggapi polemik yang sedang terjadi di Ibu Kota yakni antara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan para kabinet Jokowi.
Kolase Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pengamat Politik Rocky Gerung. Rocky Gerung menanggapi polemik yang sedang terjadi di Ibu Kota yakni antara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan para kabinet Jokowi. (Kolase Youtube Najwa Shihab/Instagram @rocky.gerung)

“Sialnya lawan Anies juga tak ada di atas panggung. Mereka ada di bawah panggung. Opini publik kan, penantang Anies Ibu Risma adalah petugasnya petugas, Pak Jokowi ditugas untuk Indonesia, Ibu Risma petugasnya Ibu Megawati,” katanya.

Menurutnya, Anies Baswedan akan melakukan gerakan tak terdeteksi.

“Kedua, Pak Moeldoko pasti tegur Pak Jokowi, Pak Jokowi paham potensi dia akan digregoti dari dalam? Karena Pak Moeldoko melempar isu Pak Luhut melakukan hal sama,” katanya.

Menurutnya, Partai Demokrat akan keluarkan lagi seri pengetahuan dia.

“Ini untuk memaksa Moeldoko menerangkan, mengapa dia berupaya untuk mengambil alih,” katanya.

Halaman
12
Editor: Muh Hasim Arfah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved