Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bantaeng

Gadis yang Dibawa Kabur Pemuda Bantaeng Alami Trauma

Seorang gadis di Kabupaten Bantaeng sempat dibawa lari seorang pria Inisial U. Saat itu dia diancam benda tajam jenis badik

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Suryana Anas
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Seorang gadis di Kabupaten Bantaeng sempat dibawa lari seorang pria Inisial U, Sabtu, (30/1/2021).

Saat itu dia diancam benda tajam jenis badik, sehingga dengan terpaksa ikut bersama U, kemudian dibawa kabur dan dipaksa untuk menikah.

Kini si gadis telah berhasil diselamatkan dan sudah kembali bersama keluarganya. Namun, masih merasa ketakutan atas kejadian yang dialaminya.

Pendamping Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bantaeng, Isma mengatakan, masih takut bersosialisasi dengan orang lain.

"Tim telah mengunjungi korban, dia masih takut untuk bersosialisasi dengan orang," kata Isma kepada TribunBantaeng.com, Jumat, (5/2/2021).

Olehnya itu, tim hanya mengunjungi korban dan  memberikan penguatan agar dapat kembali bersilosialisasi.

Kata dia, apabila korban masih mengalami ketakutan maka akan diberikan konseling agar menghilangkan rasa trauma.

Namun, karena korban hanya ingin berkomunikasi dengan orang tertentu sehingga untuk sementara didiamkan dulu.

"Tapi kalau membutuhkan konseling lebih lanjut untuk menghilangkan trauma kami juga siap. Tetapi sampai saat ini anak itu masih takut bertemu dengan orang lain," jelasnya.

Kanit Reserse Polsek Pajukukang, Iptu Alimuddin mengatakan, pelaku, U kini telah ditangkap pada, Rabu, (3/2/2021).

"Pelaku sudah ditangkap dua hari yang lalu," kata Alimuddin.

Kata dia, kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Bantaeng dan saat ini telah ditangani oleh Unit PPA.

Olehnya itu, saat ini U ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Bantaeng.

Diketahui, Kepala Desa Labbo, Kabupaten Bantaeng, Sirajudddin Siraj mengatakan, kejadiannya setelah si pria melakukan fotocopy ijazah pada pukul 12.00 siang.

Saat si gadis itu pulang tiba-tiba seorang pria mengadang dan menodongnya dengan benda tajam jenis badik untuk memaksa ikut bersamanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved