Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UIN Alauddin Makassar

Oknum Dosen Minta Bunga Keladi ke Mahasiswa yang Konsultasi Skripsi, Ini Kata Dekan FKIK UINAM

“Kalau temannya itu membawa bunga Aglonema dua jenis harganya Rp800 ribu,” kata Muhammad Aldi sembari memperlihatkan pesan WhatsApp oknum dosen itu.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Abdul Azis Alimuddin
UIN Alauddin
UIN Alauddin Makassar 

Oknum Dosen Minta Bunga Keladi ke Mahasiswa yang Konsultasi Skripsi, Ini Kata Dekan FKIK UINAM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (FKIK UINAM) dirundung masalah.

Wakil Dekan I FKIK UINAM Gemy Nastity Handayany diduga memalak mahasiswanya.

Terkait hal terebut, Dekan FKIK UINAM Syatirah Jalaluddin dikonfirmasi irit bicara.

Syatirah Jalaluddin mengaku baru mengetahui dugaan itu dan sudah melakukan investigasi.

“Saya baru tahu soal ini kemarin pak, sementara saya investigasi dulu. Belum ada komentar apa-apa yang bisa saya sampaikan,” kata Syatirah, Senin (1/2/2021).

Terpisah, Muhammad Aldi, keluarga korban bercerita, keponakannya berinisial W dipersulit sejak akhir 2019 sampai sekarang.

Ia menyatakan, Gemy meminta W membawakan tanaman hias berharga mahal.

Tanaman hias itu merupakan syarat untuk melakukan konsultasi skripsi dalam rangka penyelesaian studi.

Sejauh ini kata Aldi, pihaknya sudah mengidentifikasi tiga mahasiswa jadi korban pemalakan oknum dosen tersebut.

Semuanya diminta membawa tanaman hias beragam jenis dengan harga bervariasi saat konsultasi skripsi.

“Keponakan saya diminta membawa bunga Keladi dan bunga Kuping Gajah harganya Rp400 ribu.”

“Kalau temannya itu membawa bunga Aglonema dua jenis harganya Rp800 ribu,” kata Muhammad Aldi sembari memperlihatkan chat pesan WhatsApp oknum dosen tersebut.

Ia mengaku sudah melaporkan persoalan tersebut ke Rektor UINAM melalui kerabatnya.

Hanya saja, sampai hari ini (kemarin) belum ada langkah konkret. Iapun berharap pimpinan kampus bertindak tegas sehingga persoalan ini tidak terjadi kepada mahasiswa lain.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved