KNPI
Masalah Bertubi-tubi Melanda Haris Pertama Ketum KNPI Pelapor Abu Janda, Rumah dan Keluarga Diteror
Masalah Bertubi-tubi Melanda Haris Pertama Ketum KNPI Pelapor Abu Janda, Rumah dan Keluarga Diteror, media sosial dihack
TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua Umum KNPI Haris Pertama mencolek akun resmi Presiden RI Jokowi dan Mabes Polri setelah mendapatkan sejumlah masalah.
Haris Pertama adalah pihak yang melaporkan pegiat media sosial Abu Janda ke polisi.
Setelah laporannya,Haris Pertama mengaku terus mendapat masalah.
Seperti kediaman pribadinya diteror oleh orang tak dikenal.
Dirangkum tribun-timur.com, berikut daftar masalah yang menimpa Haris Pertama setelah heboh melaporkan Abu Janda ke Bareskrim:
1. Dituding Pansos ke Abu Janda oleh Aktivis KNPI
Ketua DPP KNPI Kaka Hanifah menuding Haris Pertama hanya pansos (panjat sosial) memanfaatkan nama Abu Janda.
Haris Pertama juga dipersoalkan karena membawa-bawa institusi KNPI.
"Menyikapi tindakan yang telah dilakukan oleh Saudara Haris Pertama yang telah mencatut nama sebagai Ketua Umum DPP KNPI dan melakukan pelaporan terhadap Permadi alias Abu Janda, DPP KNPI menolak dengan tegas dikaitkan dengan kegiatan pelaporan tersebut."
“Kami tegas menolak setiap bentuk rasisme yang terjadi di negara ini oleh siapapun juga. Akan tetapi ranah kami di kepemudaan bukan dengan pansos lapor sana sini ke pihak tertentu untuk menggali keuntungan pribadi. Posisi kami di KNPI adalah terjun langsung ke masyarakat untuk mengedukasi penolakan terhadap segala macam bentuk rasisme kepada masyarakat,“ ujar Kaka Hanifah, Ketua DPP KNPI melalui keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (30/1/2021).
Selain Abu Janda, Haris Pertama juga dituding pansos kepada artis Raffi Ahmad.
"Dari Raffi Ahmad, pengusaha properti sampai influencer semua diaporkan ke polisi. KNPI sangat dirugikan karena pencatutan di berbagai media sebagai Ketua Umum DPP KNPI untuk urusan pansos seperti ini,” tegas Kaka.
KNPI, lanjut Kaka, tegas menolak setiap bentuk rasisme, tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah.
"Dan kita yakin Polri yang telah dipimpin oleh Kapolri baru, Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan bekerja secara profesional.” ujar Kaka.
Kaka menyatakan seluruh Organisasi kepemudaan, terutama yang besar seperti dari cipayung dan KBNU semua bernaung di bawah KNPI kepemimpinan Noer Fajrieansyah.
“Sebagai perwakilan pemuda dari unsur KBNU (Keluarga Besar NU) saya menolak tegas klaim asal-asalan saudara Haris yang menyatakan KBNU bernaung dibawah kepemimpinan dia. Semua OKP KBNU solid dibawah kepemimpinan Noer Fajrieansyah” tegas Kaka.
“Ketua Umum DPP KNPI yang sah dipilih di kongres lanjutan bogor pada 6 januari 2019 dan diakui oleh pemerintah dengan SK Kemenkumham adalah Noer Fajrieansyah” ujar Kaka.
Kaka menyatakan DPP KNPI sebagai mitra pemerintah tugas utamanya adalah terjun ke masyarakat untuk memulihkan kembali perekonomian dengan membangun SDM pemuda dan turut serta langsung dalam mencegah pandemi Covid-19 melalui berbagai program bantuan sosial dan sosialisasi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19.
Kaka menegaskan kepada Haris Pertama untuk segera insyaf dan berhenti menggunakan nama DPP KNPI.
“Kalau saudara haris mau pansos dan eksis di publik, pakai nama Organisasi sendiri jangan gunakan nama DPP KNPI, karena akan ada konsekuensi hukumnya bila mencatut nama organisasi sembarangan” tegas Kaka.
Di laih pihak, Zainal Rangkuti ketua Crisis Centre DPP KNPI menyatakan ia telah menerima berbagai laporan pemerasan yang telah dilakukan menggunakan nama KNPI.
“Dari artis, influencer hingga pengusaha memberikan laporan kepada kami atas pemerasan dengan motif melakukan demo atau pelaporan ke polisi. Ini sangat merugikan nama baik DPP KNPI karena selama ini lebih banyak fokus ke kegiatan yang terjun langsung ke masyarakat," ujar Zainal.
2. Rumah pelapor Abu Janda itu diteror oleh orang tak dikenal.
Haris Pertama mengeluhkan kediaman pribadinya diteror.
Kata Haris, teror yang dialami yakni rumah di kawasan Matraman, Jakarta Timur mau digeledah. Alasannya, karena dia dituduh memakai narkoba.
“Diri dan rumah saya diteror. Semoga Allah melindungi saya dan keluarga,” kata Haris dengan menyolek akun Twitter milik Presiden Jokowi, Bareskrim Polri dan Ditsiber Polri, Senin 1 Februari 2021.
Haris diketahui merupakan orang yang melaporkan Abu Janda ke Mabes Polri terkait dugaan rasisme ke mantan Komisioner Komnas HAM yang juga aktivis Papua, Natalius Pigai.
Kata dia, ternyata polanya selalu dengan cara mengindikasikan dirinya sebagai pemakai Narkoba.
“Insya Allah tidak akan pernah barang haram itu masuk ke tubuh saya. Silakan kalian cari cara bagaimana menjebloskan saya ke penjara dengan cara-cara memfitnah saya. Bergerak Pemuda Indonesia. Apapun yang terjadi,” tegas dia.
3. Akun Medsos diretas
Penderitaan Haris Pertama belum berakhir.
Akun medsosnya juga diretas dan diambilalih hacker.
Akun yang diretas bernama @harisknpi.
Sejauh ini, kata dia, tim dari DPP KNPI tengah melacak pelaku peretasan terhadap akun sosial media miliknya tersebut.
“Akun milik saya @harisknpi telah diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dan tidak bisa diakses lagi,” kata dia.
Kini, usai diretas, Haris mengaku sudah membuat akun twitter terbarunya yakni @knpiharis.
4, Diancam Dilapor Balik oleh Abu Janda
Permadi Arya alias Abu Janda menantang balik Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama yang menugaskan anggotanya melaporkannya.
Bahkan, Abu Janda akan melaporkan balik Haris Pertama ke pihak kepolisian.
"Mau maen lapora2an ke polisi isu rasisme, bang @harisknpi, pace @NataliusPigai2? yuk maen kita. kita lihat laporan siapa yang diproses," tantang Abu Janda di akun Twitternya, Kamis (28/1/2021).
Sementara itu, Haris Pertama mengaku tidak takut dengan ancaman Abu Janda.
Ia bahkan rela jika kemudian ditangkap ketika ia memperjuangan penegakan hukum terhadap tindakan rasisme.
"Jika memang saya harus ditangkap karena melawan orang rasis dan pemecah belah persatuan seperti ini maka saya ikhlas," tanggap Dani Pertama.
Meski demikian, Dani Pertama optimistis pihak kepolisian akan berlaku adil dan mampu menegakkan hukum demi menjaga persatuan di Indonesia.
"Tapi saya dan seluruh rakyat Indonesia masih yakin POLRI akan menegakkan hukum yang adil dan menjaga persatuan di Indonesia," imbuhnya.(*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KNPI Tolak Dikaitkan dengan Laporan ke Abu Janda,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dilaporkan-haris-pertama-ke-polisi-abu-janda-pelapornya-pembela-fpi-sakit-hati-fpi-dibubarin.jpg)