Breaking News:

Sriwijaya Air

Keluarga Dilarang Lihat Jenazah Rusni Warga Pinrang Korban Sriwijaya Air Sebelum Dimakamkan

jenazah suami Rusni, Supianto (37), lebih dulu teridentifikasi pada Kamis, (14/01/2021) dan sudah dikremasi.

Keluarga Dilarang Lihat Jenazah Rusni Warga Pinrang Korban Sriwijaya Air Sebelum Dimakamkan
TRIBUN TIMUR/NINING
Saudara Rusni, Mustafa

TRIBUNPINRANG.COM, SUPPA - Jenazah Rusni, salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tiba di rumahnya, Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Minggu, (31/01/2021).

Jenazah Rusni, warga Kampung Mattagie, Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa, Pinrang, berhasil teridentifikasi pada Kamis, (21/01/2021) lalu.

Sebelumnya, anak dan saudara Rusni, Sri Wahyuni dan Mustafa, sudah berada di Jakarta untuk keperluan identifikasi.  

Saudara Rusni, Mustafa menuturkan sewaktu jasad Rusni berhasil diidentifikasi, pihak keluarga tidak mengetahui potongan tubuh Rusni yang mana yang ditemukan tim DVI Polri. 

"Kalau potongan tubuhnya tidak ada yang bisa lihat karena kita dilarang melihat. Cuma ditahu  kalau (jenazah) sudah teridentifikasi. Asli sudah teridentifikasi dari pihak DVI Polri," kata Mustafa saat ditemui di rumah duka, Minggu, (31/01/2021). 

Mustafa mengaku menerima jasad Rusni setelah Tim DVI Polri membungkus jenazah.

"Setelah teridentifikasi, tim DVI Polri membungkus, merapikan, membersihkan dan memandikan jenazah. Kita terima apa yang ada. Saya juga tidak tahu (potongan tubuh apa yang ditemukan)," lanjut Mustafa. 

Sementara jasad suami Rusni, Supianto (37), lebih dulu teridentifikasi pada Kamis, (14/01/2021) dan sudah dikremasi.

Adapun jasad putri bungsu Rusni, Abida Dania (2) belum teridentifikasi.

“Abida Dania belum terindifikasi. Tapi, menurut Kepala DVI Polri, kalau hari ini teridentifikasi, hari ini juga diusahakan untuk dibawa pulang ke sini,” pungkas Mustafa. 

Sebelumnya, Rusni bersama Supianto dan Abida Dania  masuk dalam daftar manifest penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu, (09/01/2021). 

Diketahui pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari 12 kru, 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.

Penulis: Nining Angraeni
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved