Breaking News:

Sekda Luwu Timur: Vaksin untuk Memberi Kepercayaan Diri Tenaga Kesehatan

Vaksinasi tahap pertama akan dikhususkan untuk tenaga kesehatan di 17 puskesmas dan rumah sakit di Luwu Timur.

TRIBUN TIMUR/IVAN ISMAR
Proses distribusi 3.120 Vaksin Sinovac di gudang obat Dinas Kesehatan Luwu Timur, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (29/1/2021). 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan vaksinasi Vaksin Sinovac untuk tenaga kesehatan untuk memberi kepercayaan diri saat menjalankan tugas.

Disampaikan Bahri disela distribusi 3.120 Vaksin Sinovac di gudang obat Dinas Kesehatan Luwu Timur, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (29/1/2021).

Vaksinasi tahap pertama akan dikhususkan untuk tenaga kesehatan di 17 puskesmas dan rumah sakit di Luwu Timur.

"Vaksin ini agar mereka memiliki kepercayaan diri setelah divaksin sehingga bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," kata Bahri Suli.

"Utamanya bisa lebih maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya yang terkonfirmasi Covid-19," imbuh Bahri.

Bahri Suli mengatakan, pelaksanaan vaksinasi tenaga kesehatan dimulai pada Senin 1 Februari 2021.

"Mudah-mudahan sesuai dengan target dan bisa dilakukan untuk tahap-tahap selanjutnya sehingga pengendalian Covid 19 dapat dikendalikan," katanya.

Ketua Tim Pendistribusian Vaksin Covid-19 Sulsel, Muhammad Husni Thamrin mengatakan, tahap pertama vaksinasi akan diberikan kepada tenaga kesehatan.

Tahap kedua lanjit dia untuk TNI dan Polri, tahap ketiga para pelaku pelayanan publik dan tahap ke empat untuk masyarakat.

"Proses vaksin akan melalui screening dan assessment terlebih dahulu. Setelah dinyatakan lolos baru bisa divaksin," katanya.

Vaksin Sinovac diharapkan mampu meningkatkan imunitas tenaga kesehatan dan berhasil menekan penyebaran virus corona di seluruh Indonesia.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Luwu Timur, Baso Simun mengatakan petugas kesehatan yang PNS di Luwu Timur berjumlah 782 orang.

Sedangkan upah jasa itu sebanyak 644 orang dan tenaga sukarela untuk saat ini sebanyak 511 orang.

"Khusus untuk tenaga sukarela jumlahnya tidak tetap karena terkadang mereka keluar atau mengundurkan diri karena mau kerja di tempat lain," kata Baso.

Hadir Wakapolres Luwu Timur, Kompol Muh Rifai, Plt Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, Rosmini Pandin.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved