Breaking News:

Gempa Sulbar

Video: Korban Gempa Bumi di Majene Sulbar Gembira Terima Bantuan PLTS dari INTI dan Klenteng Xian Ma

Sebanyak 3 dusun di Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat atau Sulbar kini tak lagi gelap gulita.

TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 3 dusun di Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat atau Sulbar kini tak lagi gelap gulita.

Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia atau FTI UMI telah memasang pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS.

Ketiga dusun itu, yakni Dusun Kabiraan, Dusun Tamarimbi, dan Dusun Babasondong.

Sebelumnya, selama sepekan lebih, sejak gempa bumi berkekuatan 5,9 SR dan 6,2 SR mengguncang Majene, Kamis dan Jumat (14-15/1/2021), dusun itu gelap gulita di malam hari karena aliran listrik dari PLN terputus akibat gempa.

Pengurus Perhimpunan Tionghoa Indonesia atau INTI dan Klenteng Xian Ma pun tergerak untuk membantu warga.

Melalui Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Mahasiswa FTI UMI, komunitas warga etnis Tionghoa dan jemaat klenteng di Makassar, Sulawesi Selatan, memberikan donasi untuk penyediaan PLTS, pembangkit listrik mandiri di rumah warga dan tenda pengungsian.

Tim telah merakit 30 panel surya menjadi PLTS mandiri dan sebagian di antaranya merupakan sumbangan dari INTI dan jemaat Klenteng Xian Ma.

Dalam video yang dikirimkan kepada Tribun-Timur.com, warga desa sangat bersyukur mendapatkan bantuan pembangkit listrik mandiri.

"Alhamdulillah, gembira sekali, apalagi selama ini tidak ada lampu. Gembira sekali ini, terima kasih banyak," kata seorang warga.

Sementara Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Mahasiswa FTI UMI menghaturkan terima kasih kepada Ketua Umum INTI Teddy Sugianto dan Ketua INTI Sulsel, Peter Gozal.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved