Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Danny Pomanto Wali Kota, Kadis Kominfo Akui Mau Pindah, Irwan Adnan Membantah

Pengajuan pindah ini dibenarkan oleh, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Makassar, Muh Yasir.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/IKHSAN
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Makassar, Muh Yasir 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rencana pelantikan Walikota Terpilih Danny Pomanto, pada 17 Februari 2021 nanti, diikuti dengan pengajuan pindah tugas sejumlah pejabat eselon II.

Menurut informasi, para pejabat ini mau pindah ke Pemprov Sulsel karena khawatir dinonaktifkan sebab ketahuan mendukung calon lain saat Pilwali Makassar 2020.

Pengajuan pindah ini dibenarkan oleh, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Makassar, Muh Yasir.

Katanya, sudah ada sejumlah ASN menanyakan proses pengurusan perpindahan tugas, ke tempat lain.

 Namun, hingga saat ini hanya dua yang sedang berproses. Yakni eselon II dan III

"Jadi memang banyak teman-teman yang tanyakan, tetapi secara fakta, ada satu ASN yang sedang mengajukan perpindahan ke Pemprov Sulsel," ujarnya, Selasa (26/1/2021).

Selain seorang pejabat eselon III, ada pejabat Pemkot Makassar dari eselon II yang mengajukan pindah sebagai dosen. 

Namun ia enggan mengungkapkan identitas pejabat tersebut.

Menurutnya, pengajuan pindah tugas merupakan hak dari seluruh pegawai.

"Saya tidak melihat dari mana-mana, saya melihat dari secara normatif saja, yang mungkin untuk menambah pengalaman, serta sebagainya. Untuk identitasnya, kalau mau tau siapa orangnya, nanti keluar SK-nya baru bisa," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Kota Makassar, Ismail Hajiali saat dihubungi, membenarkan dirinya ingin pindah dari Pemkot.

Namun, hal ini bukan karena alasan politik, ataupun lainnya, karena rencana perpindahan ini dari sudah diurusnya dua tahun.

Lanjutnya, ia memilih bidang akademik sebagai langkah selanjutnya untuk mengabdi kepada masyarakat. 

Salah satu di Universitas Swasta ternama di Makassar, jadi pilihannya.

"Jadi soal itu bukan hoax itu, dan memang sudah dua tahun lalu saya sudah ajukan untuk pindah, masih pak Iqbal Suhaeb Pj Walikota," ujar Ismail.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved