BPJS Ketenagakerjaan

Terjadi di Era Jokowi, Setelah Korupsi Bansos Covid-19 Kini Heboh Pencurian Duit BPJS Lebih Rp 43 T

Usut tuntas Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, kejaksaan usut Korupsi BPJS Ketenagakerjaan akan menjadi perhatian banyak pihak

Editor: Mansur AM
HANDOVER
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan - Publik mendesak usut tuntas Korupsi BPJS Ketenagakerjaan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Publik kembali dibuat terhenyak dengan dugaan korupsi BPJS Ketenagakerjaan.

Tak tanggung-tanggung nilainya diduga mencapai Rp 43 triliun.

Padahal publik baru saja kaget dengan kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid-19, pelakunya kader PDIP Juliari Batubara yang dipercaya Jokowi jadi Menteri Sosial.

Apa yang salah dengan mental aparat kita?

Jika benar ada Korupsi BPJS Ketenagakerjaan di rezim Jokowi, politisi Partai Demokrat Marzuki Alie menyebut pelakunya lebih sadis dari binatang.

Saat ini, kejaksaan usut Korupsi BPJS Ketenagakerjaan.

Nilai kerugian negara tak tanggung-tanggung, ditaksir Rp 43 triliun. Wow!

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie pun menyayangkan mengenai kasus dugaan korupsi di BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Marzuki Alie, para pelaku dugaan korupsi BPJS Ketenagakerjaan tersebut sudah tidak memiliki hati sebagai manusia.

Bagaimana tidak, uang rakyat yang memang hak rakyat ternyata secara terang-terangan dikorupsi.

“Uang bansos orang miskin, uang Tenaga Kerja BPJS, uang simpanan rakyat Jiwasraya, semua dikorup," tulis mantan anak buah SBY di Demokrat ini. 

"Korupsi APBN sudah biasa, ini luar biasa, sudah tidak ada hati manusia lagi, lebih buruk dari hewan,” sambungnya dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @marzukialie_MA yang dikutip tribun-timur.com Rabu, 20 Januari 2021.

Ketua DPR RI di era SBY ini menambahkan, oknum pejabat-pejabat yang melakukan korupsi tersebut dilaknat tujuh turunan.

“Sebaiknya pejabat-pejabat ini sumpahnya dibuat eda, dilaknat tujuh turunan,” ujar Marzuki Alie.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved