Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gempa Sulbar

Kampus Unika Mamuju Rusak Parah Akibat Gempa 6.2 SR, Kerugian Ditaksir Capai Rp9,7 M

Kampus Univesitas Tomakaka (Unika) di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), ikut terdampak gempa bumi magnitudo 6.2 SR yang terjadi pada Jumat (23/1/2021)

Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
ist
Kampus Unika Mamuju ambruk akibat gempa magnitudo 6.2 SR yang terjadi pada Jumat 15 Januari, pukul 02.30 Wita. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Kampus Univesitas Tomakaka (Unika) di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), ikut terdampak gempa bumi magnitudo 6.2 SR yang terjadi pada Jumat (23/1/2021) pukul 02.30 Wita.

Direktur Pendidikan Unika Tomakaka, Yibnu mengatakan, kondisi kampus Unika di Mamuju sudah tidak dapat lagi difungsikan.

Dengan kondisi ini tidak memungkinkan adanya proses akademik.

"Rusak parah. Beberapa bangunan benar-benar ambruk rata dengan tanah,"ucap kepada Tribun-Timur.com, sabtu (23/1/2021).

Bangunan yang rata dengan tanah mulai dari kantor fakultas, ruangan pelayanan akademi dan pembayaran.

Ruangan perkuliahan, aula, mess dosen, perpustakaan, serta seluruh laboratorium dan beberapa bangunan lainnya.

"Termasuk mushollah, kantin dan sarana olahraga, pos security, serta gedung pusat informasi dan parkiran kampus rusak parah,"ujarnya. 

Yubnu mengungkapkan, dari kondisi tersebut setelah dilakukan pendataan dan pengecekan kondisi di lapangan pascagempa, taksiran kerugian mencapai Rp 9,7 miliar.

"Kerusakan mencapai 90 persen,"ungkapnya.

Akibatnya, perkuliahan saat ini sama sekali dihentikan, karena tidak ada lagi gedung yang bisa ditempati, semua rusak parah.

"Bahkan prasarana penunjang ikut rusak parah,"tuturnya.

Tak hanya itu, kata Yibnu, beberapa tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa ikut menjadi korban membuat kami masih dalam kondisi berduka.

"Untuk sementara kami berupaya mencari tempat darurat akan proses akademi bisa berjalan kembali,"tuturnya.

Unika Mamuju memiliki 7 fakultas dan 14 program studi, tenaga pendidik 233 orang, tenaga kependidikan 78 orang, serta jumlah mahasiswa sebanyak 4.959 orang.

"Kondisi sekarang semua unsur penyelenggaran Unika. Mulai ketua Yayasan beserta keluarga dan para dosen masih mengungsi di ketinggian akibat rumah rusak dan beberapa luka-luka,"pungkasnya.(tribun-timur.com).

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved