Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Vaksinasi Sinovac Sulsel

Gegara Ini Kapolda Sulsel Batal Disuntik Vaksin Sinovac Bareng Gubernur Nurdin Abdullah

Gegara Ini Kapolda Sulsel Batal Disuntik Vaksin Sinovac Bareng Gubernur Nurdin Abdullah

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam saat mengikuti screening atau wawancara kriteria sebelum disuntik vaksin Sinovac di di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Jl Lanto Dg Pasewang, Makassar, Kamis (14/1/2021) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam batal disuntik vaksin Sinovac di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Jl Lanto Dg Pasewang, Makassar, Kamis (14/1/2021) siang.

Pembatalan atau penundaan itu, lantaran Irjen Pol Merdisyam dianggap tidak memenuhi kriteria persyaratan yang telah ditetapkan.

Lalu persyaratan apa yang tidak dipenuhi jenderal bintang dua itu?

Ditemui seusai mengikuti launching suntik perdana yang dibuka Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Merdisyam secara fisik dan psikis mengaku siap.

Bahkan kata dia, dirinya sehat jasmani dan rohani untuk disuntik vaksin.

Hanya saja, dari 16 kriteria persyaratan penyuntikan vaksi yang ditentukan, salah satu poinnya tidak dipenuhi Merdisyam.

Yaitu, lingkungan kerja yang pernah terdapat pasien positif Covid-19.

"Itu karena di lingkungan kerja pernah ada yang terpapar. Bukan saya atau keluarga, tapi di lingkungan kerja," kata Merdisyam.

Padahal, dirinya sudah sangat siap untuk disuntik vaksin Sinovac tersebut.

"Kalau saya sih,.. siap, sehat. Tapi itu tadi, kantor kan memang pernah ada (terpapar Covid-19)," ujarnya.

Selain Merdisyam, Gubernur Nurdin Abdullah dan Pangdam XIV Mayjen TNI Andi Sumangerukka juga batal disuntik dengan alasan tidak memenuhi kriteria persyaratan.

Nurdin Abdullah dinyatakan tidak memenuhi syarat disuntik vaksin lantaran terdapat kerabat dekatnya yang terpapar Covid-19.

Begitu juga, Kajati Sulsel Firdaus Dewilmar. Ia juga batal disuntik setelah melalui proses screening atau wawancara kriteria dari vaksinator.

Dari pejabat Forkompinda yang menghadiri suntik perdana vaksin Sinovac di Sulsel itu, hanya Wakil Gubernur Sulsel Andi Amran Sulaiman yang memenuhi syarat.

Andi Amran Sulaiman pun menjadi orang pertama yang disuntik vaksin di Sulsel.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved