Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UPDATE Covid-19 Sulsel Hari Ini 13 Januari 2021, Pecah Rekor, Jam Malam Makassar Sudah Ditiadakan

UPDATE Corona Sulsel Hari Ini 13 Januari 2021, Pecah Rekor Terbanyak, Jam Malam Makassar Sudah Ditiadakan

Editor: Ina Maharani
Youtube
Covid-19 

Rerata: 566 orang per hari.

Tak Ada Lagi Jam Malam

Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Prof Rudy kembali memperpanjang pembatasan jam malam, dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 003.02/01/S.Edar/Kesbangpol/I/2021 terkait, Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Pada Masa Covid-19 di Kota Makassar.

SE ini sekaligus menindaklanjuti Peraturan Walikota Makassaar Nomor, 51 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penerapan hukum Protokol Kesehatan, yang ditanda tangani langsung oleh Prof Rudy Djamaluddin.

Sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, yang meningkatkan pada akhir - akhir ini.

Maka Pemerintah Kota Makassar menginstruksikan hal - hal sebagai berikut :

1. Fasilitas umum, operasional Mall, Café, Restoran dan Rumah Makan, Warkop, dan game center hanya diizinkan buka sampai jam 22.00 Wita mulai tanggal 12 Januari 2021 sampai tanggal 26 Januari 2021.

2. Para pelaku usaha wajib melaksanakan dan menerapkan protokol kesehatan, kepada para pelanggan dan pengunjung.

3. Para camat dan Lurah selaku Ketua Satgas agar tidak mengeluarkan izin keramaian, serta melakukan pemetaan terhadap titik-tiktik potensi keramaian di wilayah masing-masing dengan berkordinasi dengan Satgas Covid-19.

4. SATGAS COVID-19 melaksanakan pemantauan penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disiase 2019 (Covid-19) di Kota Makassar berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Diberitakan sebelunya, Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin pihaknya sedang berkordinasi dengan tim epidemolog, terakit efektivitas pembetasan yang telah dilakukan selama dua minggu ini.

"Ini sementara kita kaji. Nanti saya coba koordinasikan dengan tim epidemiolog, bagaimana efektivitas pembatasan yang sudah kita lakukan dalam dua minggu ini," ujar Prof Rudy, Senin (11/1/2021).

Menurutnya, jika efektivatasnya baik maka pihaknya akan meneruskannya.

"Kalau memang efektivitasnya bagus terkait dengan pengendalian Covid, tentu layak kita teruskan. Tetapi kalau efektivitasnya tidak terlalu signifikan, tapi justru malah menghantam ekonomi kita, khususnya UMKM, tentu kita akan cari formulasi baru, langkah-langkah baru yang lebih baik," jelasnya.

Ia pun menambahkan, jika pihaknya akan melakukan diskusi dengan pihak terkait, untuk bisa segera merumuskan kebijakan untuk mengendalikan Covid-19.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved