Zaenal Dg Beta Meninggal Dunia
Zaenal Dg Beta Dimakamkan di Kabupaten Jeneponto, Dilepas Sejumlah Legislator di Makassar
Zaenal Dg Beta Dimakamkan di Kabupaten Jeneponto, Dilepas Sejumlah Legislator di Makassar
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Legislator DPRD Kota Makassar, H Zaenal Dg Beta akan dimakamkan di Kabupaten Jeneponto.
Berjarak 85 km dari Kota Makassar, ibukota Provinsi Sulawesi Selatan.
Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar melepas jenazah Zaenal Dg Beta di pelataran Rumah Sakit (RS) Faisal, Jalan Faisal, Kota Makassar, Minggu (10/1/2021) pagi.
Hadir Abdi Asmara, Ketua Fraksi Partai Golkar Abdul Wahab Tahir, Azwar, Fasruddin Rusli.
Syamsuddin Raga, Nurul Hidayat, Arifin Dg Kulle, A. Hadi Ibrahim Baso, Supratman, Adi Rasyid Ali, Rachmat Taqwa Quraisy, Muliati, dan Andi Suhada Sappaile.
Selain itu, turut hadir pula sejumlah staf dan pegawai DPRD kota Makassar, juga pihak kerabat almarhum.
Jenazah Zaenal Dg Beta disalati di lokasi. Dipimpin Ustaz Agung Wirawan mantan legislator DPRD Makasaar, sekaligus kerabat dekat Zaenal Dg Beta.
Kolega sesama legislator juga berdoa bersama untuk legislator senior empat periode itu. Doa dipimpin Ustaz Andi Hadi Ibrahim Baso.
Kemudian DPRD Kota Makassar menyerahkan jenazah Zaenal Dg Beta kepada pihak keluarga, dipimpin Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali.
Setelah itu, ambulance jenazah Zaenal Dg Beta menuju kediamannya, Banta-bantaeng untuk terakhir kalinya.
Jenazah Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Makassar itu akan dimakamkan di Kabupaten Jeneponto.
Ustadz Agung Wirawan, mengungkapkan Zaenal Dg Beta menderita hipertensi (darah tinggi) pada Jumat (8/1/2021) siang.
Legislator Fraksi Partai Amanat Nasional itu pun dilarikan ke RS Faisal. Dg Beta sempat ditangani oleh dokter, tetapi tidak bisa diselamatkan.
"Beliau dilarikan ke sini (RS Faisal) setelah Salat Jumat. Dia hipertensi. Tapi sempat sesak nafas juga," kata Agung Wirawan, saat ditemui di lokasi pelepasan jenazah.
Akan tetapi, di detik-detik terakhir jelang kepergiannya, Agung Wiraan mengatakan, almarhum sudah menyatakan diri siap untuk pergi (wafat).
"Beliau sudah siap pergi. Sudah ikhlas," tutupnya. (*)
Laporan Kontributor TribunMakassar.com @bungari95