DP2KB Palopo Sosialisasikan Program Bangga Kencana, Sasar 10 Ribu Peserta KB

Dengan konsep mewujudkan keluarga berencana balita dan anak sehat sejahtera.

Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/ARWIN
Plt Kepala DP2KB Palopo Farid Kasim Judas. 

TRIBUNPALOPO.COM, PALOPO - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) kota Palopo menggelar Safari KB di Puskesmas Benteng, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, Kamis (7/1/21).

Kegiatan itu dilaksanakan sebagai upaya pelaksanaan program DP2KB Palopo yakni "Bangga Kencana" dengan menyasar 10.000 akseptor atau peserta KB di tahun 2021.

Plt Kepala DP2KB, Farid Kasim Judas, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan safari KB ini bertujuan mengajak masyarakat menata perencanaan kehidupan yang lebih baik. Dengan konsep mewujudkan keluarga berencana balita dan anak sehat sejahtera.

"Kita mengajak masyarakat khususnya para askeptor untuk menggunakan alat kontrasepsi," kata FKJ akronim Farid Kasim Judas.

"Kita juga akan melakukan integrasi program dengan Dinas Sosial bagaimana mendistribusikan bantuan kepada warga yang butuh bantuan sosial," sebutnya.

Bangga Kencana ini kata Farid merupakan program yang komplit. Karena mencover orang yang baru lahir sampai dengan lansia. Mereka semua akan diperhatikan melalui program Bangga Kencana.

Dia berpesan kepada peserta agar memahami pentingnya 1000 hari kehidupan anak. Di mana 1000 hari pertama berkualitas dan menentukan.

"Karena dalam 1000 hari itu 70% otak daripada balita itu melakukan pembentukan. Momen ini merupakan waktu tepat untuk membangun fondasi kesehatan jangka panjang," jelasnya.

Safari KB ini rencananya akan dilaksanakan di 9 kecamatan di Kota Palopo.

Dalam kesempatan itu, FKJ juga memperkenalkan satu programnya yakni 'Grebek Balita' yang menyasar balita-balita kurang gizi di Kota Palopo.

"Dengan program ini, balita tidak hanya diberikan bantuan berupa sembako dan susu formula, tetapi juga akan terus diawasi perkembangan gizinya secara intensif. Saya tidak akan tidur jika masih ada balita yang gizi kurang", tegas FKJ.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved