Tribun Edukasi
Kerajaan Singasari, Didirikan Ken Arok Berakhir di Tangan Raja Kertanegara
Runtuhnya Kerajaan Singasari, kerajaan yang didirikan Ken Arok dan berakhir pada masa pemerintahan Raja Kertanegara.
TRIBUN-TIMUR.COM - Kerajaan Singasari, Didirikan Ken Arok Berakhir di Tangan Raja Kertanegara.
Kerajaan Singasari bisa disebut juga Singhasari atau Singosari.
Singasari merupakan kerajaan Hindu di Jawa Timur pada tahun 1222.
Kerajaan ini didirikan oleh seorang akuwu (kepala daerah) di Tumapel bernama Ken Arok.
Eksistensi kerajaan Singasari hanya bertahan selama 70 tahun (1222-1292).
Dalam buku Sejarah Indonesia masa Hindu-Buddha (2013) karya Suwardono, kekacauan politik dan perebutan kekuasaan antara keturunan Tunggul Ametung dan Ken Arok menjadi alasan utama singkatnya umur kerajaan Singasari.
Keruntuhan kerajaan Singasari berlangsung pada masa pemerintahan raja Kertanegara (1268-1292 Masehi).
Baca juga: Mengenal Kerajaan Dinasti Warmadewa di Bali, 10 Raja Pernah Memerintah
Keruntuhan kerajaan Singasari dipengaruhi oleh dua peristiwa besar yaitu, ekspansi dari bangsa Mongol dan pemberontakan Jayakatwang. Berikut penjelasannya:
Serangan dari Bangsa Mongol
Pada tahun 1280 dan 1281 Masehi, kaisar bangsa Mongol bernama Kubilai Khan mengirimkan utusan kepada kerajaan Singasari.
Melalui utusannya, Kubilai Khan menuntut Singasari untuk tunduk dibawah kekuasaan bangsa Mongol di China.
Selain itu, Kubilai Khan juga meminta kerajaan Singasari untuk mengirimkan seorang pangeran ke China sebagai bukti ketundukan Singasari pada Kekaisaran Mongol.
Kertanegara pada awalnya tidak menanggapi tuntutan dari Kubilai Khan.
Namun, ia mulai terdesak setelah bangsa Mongol mampu menguasai kerajaan-kerajaan besar di Indocina.
Pada tahun 1289, Kubilai Khan kembali mengirimkan utusan bernama Meng-chi untuk memaksa kerajaan Singasari tunduk di bawah kekuasaan bangsa Mongol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/candi-kidal.jpg)