Profil, Rekam Jejak, dan Perjalanan Kasus Terorisme Abu Bakar Baasyir, Bebas dari Penjara Jumat
Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir akan dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jumat (8/1/2021).
Pada masa Orde Baru, Abu Bakar Baasyir melarikan diri dan tinggal di Malaysia selama 17 tahun atas penolakannya terhadap asas tunggal Pancasila.
Timeline Kasus Abu Bakar Baasyir
1. 1972, Pondok Pesantren Al-Mukmin didirikan oleh Abu Bakar Baasyir bersama Abdullah Sungkar, Yoyo Roswadi, Abdul Qohar H. Daeng Matase dan Abdllah Baraja. Pondok Pesantren ini berlokasi di Jalan Gading Kidul 72 A, Desa Ngruki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Menempati areal seluas 8.000 meter persegi persisnya 2,5 kilometer dari Solo. Keberadaan pondok ini semula adalah kegiatan pengajian kuliah zuhur di Masjid Agung Surakarta.
Membajirnya jumlah jamaah membuat para mubalig dan ustaz kemudian bermaksud mengembangkan pengajian itu menjadi Madrasah Diniyah.
2. 1983, Abu Bakar Baasyir ditangkap bersama dengan Abdullah Sungkar.
Ia dituduh menghasut orang untuk menolak asas tunggal Pancasila.
Ia juga melarang santrinya melakukan hormat bendera karena menurut dia itu perbuatan syirik.
Tak hanya itu, ia bahkan dianggap merupakan bagian dari gerakan Hispran (Haji Ismail Pranoto)--salah satu tokoh Darul Islam/Tentara Islam Indonesia Jawa Tengah.
Di pengadilan, keduanya divonis 9 tahun penjara.
3. 11 Februari 1985, Ketika kasusnya masuk kasasi Abu Bakar Baasyir dan Sungkar dikenai tahanan rumah, saat itulah Abu Bakar Baasyir dan Abdullah Sungkar melarikan diri ke Malaysia.
Dari Solo mereka menyebrang ke Malaysia melalui Medan.
Menurut pemerintah AS, pada saat di Malaysia itulah Baasyir membentuk gerakan Islam radikal, Jamaah Islamiyah, yang menjalin hubungan dengan Al-Qaeda.
4. 1985–1999, ktivitas Abu Bakar Baasyir di Singapura dan Malaysia ialah "menyampaikan Islam kepada masyarakat Islam berdasarkan Al Quran dan Hadits", yang dilakukan sebulan sekali dalam sebuah forum, yang hanya memakan waktu beberapa jam di sana.
Menurutnya, ia tidak membentuk organisasi atau gerakan Islam apapun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/abu-bakar-baasyir-1-1812019.jpg)