PKB Sulsel Cari Pensiunan Pejabat
Tingkat keterpilihan PKB yang dipimpin Muhaimin Iskandar sebesar 8,8 persen, menyalip Partai Gerindra 6,6 persen.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Survei terbaru tentang tingkat keterpilihan partai politik dirilis.
Kabar buruknya, perolehan suara PDIP yang dipimpin Megawati Soekarnoputri tergerus.
Partai Gerindra yang dibuat Prabowo Subianto juga turun ke angka 6,6 persen.
Malah Gerindra merosot lebih tajam dibandingkan partai seperti Golkar, Demokrat hingga PKB.
Tingkat keterpilihan PKB yang dipimpin Muhaimin Iskandar sebesar 8,8 persen, menyalip Partai Gerindra 6,6 persen.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulsel, Azhar Arsyad optimis mampu meningkatkan capaian kursi parlemen dalam Pemilu 2024 mendatang.
PKB Sulsel bergerilya memberikan karpet merah kepada pensiunan pejabat daerah untuk maju calon anggota legislatif melalui PKB.
Ia mengungkapkan, sejumlah mantan bupati dan mantan calon kepala daerah, mantan sekretaris daerah sudah ada yang melamar ke PKB.
"Mantan Bupati hingga pejabat yang mau pensiun dini," katanya kepada Tribun Timur, Minggu (3/1/2021).
Anggota DPRD Sulsel ini menegaskan, para pejabat daerah yang nyaleg di PKB, maka suara mereka tidak dikurangi.
Azhar juga memastikan mereka tidak mendapat intimidasi pergantian antar waktu (PAW) dari PKB.
"Karena saya selalu bilang pada para pejabat, kunci berpartai adalah rasa nyaman. Saya dan PKB bisa memberikan itu. Anda tidak akan dizalimi," ujarnya.
Azhar melanjutkan, PKB Sulsel pun optimistis menaikkan jumlah kursi menjadi 3 untuk DPR RI, ditambah 10 kursi DPRD Sulsel.
Dalam Pemilihan Umum 2019 lalu, PKB Sulsel berhasil pecah telur meloloskan kader duduk ke DPR RI.
Tak hanya satu, PKB Sulsel meloloskan dua kadernya jadi wakil rakyat Senayan pada Pemilu 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-dpw-pkb-sulsel-azhar-arsyad333.jpg)