Breaking News:

FPI Resmi Dibubarkan Pemerintah, Kabar Buruk buat Rizieq Shihab, Mahfud MD Jelaskan Alasannya

FPI resmi dibubarkan pemerintah, kabar buruk buat Rizieq Shihab, Mahfud MD jelaskan alasannya.

AFP/ADITYA SAPUTRA
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyapa simpatisannya saat tiba di daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). FPI resmi dibubarkan pemerintah, kabar buruk buat Rizieq Shihab, Mahfud MD jelaskan alasannya. 

TRIBUN-TIMUR.COM - FPI resmi dibubarkan pemerintah, kabar buruk buat Rizieq Shihab, Mahfud MD jelaskan alasannya.

Pemerintah memutuskan untuk menghentikan kegiatan dan membubarkan organisasi massa Front Pembela Islam atau FPI.

Keputusan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam pada Rabu (30/12/2020).

"Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan kegiatan yang dilakukan FPI karena FPI tidak lagi memiliki legal standing baik sebagai ormas maupun organisasi biasa," ujar Mahfud MD.

Tentang FPI dan kontroversinya

Disalin dari laman Wikipedia.org, Front Pembela Islam atau FPI adalah sebuah organisasi massa Indonesia.

Mengusung pandangan Islamisme konservatif, FPI memiliki basis massa yang signifikan dan menjadi motor di balik beberapa aksi pergerakan Islam di Indonesia, seperti Aksi 2 Desember pada 2016.

FPI dideklarasikan pada 17 Agustus 1998 (atau 24 Rabiuts Tsani 1419 H) di halaman Pondok Pesantren Al Um, Kampung Utan, Ciputat, di Selatan Jakarta oleh sejumlah habaib, ulama, mubaligh, dan aktivis Muslim dan disaksikan ratusan santri yang berasal dari daerah Jabotabek.

Pendirian organisasi ini hanya empat bulan setelah Presiden Soeharto mundur dari jabatannya, karena pada saat pemerintahan orde baru presiden tidak mentoleransi tindakan ekstrimis dalam bentuk apapun.

FPI pun berdiri dengan tujuan untuk menegakkan hukum Islam di negara sekuler.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved