Breaking News:

Citizen Analisis

Ketika Karaeng Jalling Menolak Tua, Lirik Arman Arfah: Jangan Lupa Saya Juga Petani Rumput Laut!

Film itulah yang akhirnya menjadi inspirasi bagi Karaeng Jalling dimana ia merasa semakin tua justru tidak mengendurkan spiritnya tetap produktif

dok.tribun
Annas GS Karaeng Jalling 

Oleh:
Rusman Madjulekka

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lelaki bertopi itu sibuk menelepon. “Halo…halo…” Lelaki itu kembali berupaya menelepon seseorang. Sampai tiga kali, tapi tetap tak ada jawaban.

 “Mentang-mentang sudah pensiun, biar telepon sudah tidak mau mi na angkat lagi,” ujar Muhammad Annas GS Karaeng Jalling dengan nada tinggi memecah tawa beberapa kawannya di sebuah kedai kopi legendaris di kawasan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa hari lalu.      

Sejak pensiun dari ASN (aparatur sipil negara), beberapa tahun lalu, ‘Karaeng Jalling’ (disingkat Karjal)-begitu ia akrab disapa-lebih banyak menghabiskan waktu ngopi dan bercanda bersama kawan dan sahabatnya.

Selain kebiasaan baru itu, Karaeng Jalling juga kerap bermain tenis dan berpacu kuda yang menjadi hobinya. Kadang di akhir pekan Karaeng Jalling menengok tambak ikan dan garam-nya di kampungnya, kabupaten Jeneponto.    

“Saya kembali menjadi petani garam dan budidaya ikan di kampung,Dinda…!” kata Karaeng Jalling seolah ingin menegaskan kalau sesungguhnya ia belum habis dan tetap produktif.

Hanya lahan garapannya saja yang membedakan dengan sebelumnya saat dirinya masih aktif sebagai pamong praja. Bahkan beberapa kali Karaeng Jalling terdengar nyaring meneriakkan nasib petani garam yang terpuruk akibat kebijakan impor garam.

Selain itu, Karaeng Jalling juga dikenal hobi memelihara kuda dan ikut perlombaan pacuan kuda. “Jangan lupa,saya juga petani rumput laut di kampung,” tambah Karaeng Jalling tersenyum sembari melirik kawan di sampingnya, yang Ketua Umum DPP Asperli (asosiasi petani pembudidaya rumput laut indonesia), Arman Arfah.   

Pria yang dalam tubuhnya mengalir kental darah biru dari para pemangku Kerajaan Binamu, Jeneponto, ini seakan menolak tua. Melihat semangatnya itu, dirinya kerap dianalogikan seperti pemeran utama dalam sebuah film berjudul "The Curious Case of Benjamin Button".

Dalam film tersebut, Benjamin Button menjadi sosok pemeran utamanya. Dimana, Benjamin Button yang diperankan oleh Brad Pitt terlahir dengan tampilan fisik seperti seorang laki-laki berusia 70 tahun.

Halaman
12
Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved