Tribun Pinrang
Ambisi Montir Asal Pinrang Haerul Tak Berhenti di Pesawat Ultralight, Segera Buat Helikopter
Montir asal Pinrang, Haerul terinspirasi buat pesawat dari YouTube dan BJ Habibie. Uji coba perdana Bulan Mei 2021.
Tim Pendampingan Pesawat Haerul oleh Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin serahkan pesawat ultralight secara resmi ke Haerul di Kelurahan Pallameang, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Minggu, (27/12/2020).
Pesawat ultralight Haerul sisa menunggu dua komponen untuk siap terbang. Yakni mesin dan sistem kontrol kokpit
"Butuh waktu 1 sampai 2 bulan untuk mendatangkan engine (mesin)," ujar Ketua Tim Pendampingan Pesawat Haerul, Prof Nasaruddin Salam.
Ia membeberkan, pesawat ultralight akan diterbangkan pilot profesional.
"Iya, kami melakukan koordinasi berbagai pihak, " tambahnya.
Guru besar Universitas Hasanuddin ini memperkirakan pesawat ultralight Haerul sudah bisa uji coba bulan 5 tahun depan.
Menurut salah satu anggota Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sulawesi Selatan, Amran Salam, sertifikasi engine dan komponen pesawat semua ada ketentuannya.
Di Indonesia sendiri di bawah kewenangan Dirjen Perhubungan Udara.
"Untuk melakukan uji coba, kita bisa lakukan," ujarnya.
Ia pun optimis pesawat ultralight Haerul bisa terbang.
"Namanya usaha, kita harus optimis," tambahnya.
Menurutnya, status pesawat Haerul ini status pesawat yang dikembangkan.
Di setiap ada kekurangan, pasti dilakukan pembenahan.
"Tujuan dari pesawat Haerul ini, bagaimana mendesain pesawat yang desainnnya disesuaikan dengan standar yang sudah berlaku secara umum.
Baik standar internasional maupun nasional," ujarnya.