Breaking News:

Tribun Sulbar

BNNP Sulbar: Hasil Penelitian Lipi dan BNN, 2.248 Jadi Pecandu Narkoba

BNNP Sulbar menggelar rilis akhir tahun 2020 di kantor BNNP, Jl Yos Suharso, Kelurahan Binanga, Mamuju

Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
BNNP Sulbar menggelar rilis akhir tahun 2020 di kantor BNNP, Jl Yos Suharso, Kelurahan Binanga, Mamuju, Rabu (23122020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rilis akhir tahun 2020 di kantor BNNP, Jl Yos Suharso, Kelurahan Binanga, Mamuju, Rabu (23/12/2020).

Kepala BNNP Sulbar, Sumirat Dwiyanto, mengatakan, meski prevalensi penyalahgunaan narkoba di Sulbar mengalami penurunan secara persentase dari 2014 hingga 2019, namun masih membutuhkan perhatian yang serius dari semua pihak.

"Berdasarkan data hasil penelitian LIPI dan BNN tercatat 2.248 warga Sulbar yang menjadi pecandu narkoba,"ungkap Sumirat kepada wartawan di kantornya.

Dijelaskan, dari hasil survei, tahun 2014 lalu terdapat 2,09 persen tingkat penyalahgunaan narkoba di Sulbar, kemudian tahun 2015 menurun menjadi 1,90 persen.

"Kembali turun pada tahun 2017 menjadi 1,70 persen dan terakhir tahun 2019 menjadi 0,7 persen, tapi harus tetap menjadi perhatian, seperti yang saya katakan tadi, dari 0,7 persen tersebut, setara dengan 2,248 warga Sulbar yang menjadi pecandu narkoba," bebernya.

Sumirat mengatakan, dengan situasi darurat narkoba, BNNP dan Polda serta TNI dan instansi lainya harus bersinergi mengambil langkah strategis dalam upaya P4GN.

"Upaya-upaya seperti ini harus dilakukan secara komprehensif dan berkesinambungan secara seimbang antara pengurangan pasokan melalui upaya pemberantasan dan pengurangan permintaan melalui upaya pencegahan, rehabilitasi dan pemberdayaan,"tuturnya. (tribun-timur.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved