Breaking News:

Tribuners Memilih

KPU Umumkan Perolehan Suara Pilkada Maros, Ini Hasilnya

KPU Kabupaten Maros menetapkan hasil perolehan suara Pilkada 2020 pada pukul 23.58, 16 Desember 2020

KPU Maros
Penandatanganan hasil rekap oleh 5 komisioner KPU Maros, beserta saksi dari ketiga pasangan calon, yang dituangkan ke dalam berita acara model D hasil Kabupaten-KWK,Rabu (26/11/2020). 

TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE -- Setelah melakukan rekapitulasi hasil perhitungan suara di tingkat Kabupaten, akhirnya KPU Kabupaten Maros menetapkan hasil perolehan suara Pilkada 2020 pada pukul 23.58, 16 Desember 2020, rekap yang berlangsung selama 14 jam ini berjalan lancar.

Komisioner KPU Divisi Teknis, Mujaddid mengatakan, jika pelaksanaan rekapitulasi di tingkat Kabupaten sesuai dengan tahapan yang diatur dalam regulasi.

Hasil rekap kemudian dituangkan ke dalam berita acara model D, hasil Kabupaten-KWK, yang ditandatangani oleh 5 komisioner KPU Maros, beserta saksi dari ketiga pasangan calon. 

Dalam berita acara tersebut, pasangan calon nomor urut 1 Andi tajerimin Nur - Havid S Fasha memperoleh suara sebanyak 48.308.

Pasangan calon nomor urut 2 Chaidir Syam - Suhartina Bohari sebanyak 82.770

Dan pasangan calon nomor urut 3 Andi Harmil Mattotorang - Andi Ilham Nadjamuddin sebanyak 64.512.

"Jadi jumlah total suara sah sebanyak 195.590 sementara jumlah suara tidak sah sebanyak 1.514 jumlah total suara sah dan tidak sah sebanyak 197.104," terang Mujaddid, Kamis (17/12/2020).

Mujaddid melanjutkan, selama proses rekapitulasi tak ada kendala yang terjadi, beberapa perdebatan dalam forum dianggap adalah hal yang wajar.

"Jadi teknisnya adalah, masing-masing PPK dari kecamatan membacakan hasil rekap di masing-masing kecamatan, lalu kemudian kita lempar ke Tim paslon dan Bawaslu, dan Alhamdulillah semua berjalan lancar, semua saksi bertanda tangan dan menyetujui hasil perhitungan," jelasnya.

Jika sesuai tahapan yang berlaku, Pasangan calon memiliki waktu 3 hari sejak penetapan untuk melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

"Setelah kita tetapkan tadi, maka ada waktu selama tiga hari bagi paslon untuk melakukan gugagatan ke MK, setelah itu KPU menunggu pengumuman MK mengenai registrasi perkara konstitusi kita tunggu paling lama 5 hari setelah registrasi perkara itu diumumkan, jika tak ada register perkara untuk Maros, maka kami akan tetapkan pemenang pilkada," tutupnya.

Laporan tribunmaros.com, M Ikhsan

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved