Breaking News:

SD Telkom Makassar

Apaan Tuh Program PLiS SD Telkom Makassar?

SD Telkom Makassar mengusung konsep PLiS (Playing, Living and Studying) dengan tagline “Belajar adalah sesuatu yang menyenangkan”

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
SD Telkom Makassar
SD Telkom Makassar mengusung konsep PLiS (Playing, Living and Studying) dengan tagline “Belajar adalah sesuatu yang menyenangkan”. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - WHO pada tanggal 11 Maret 20202 mengumumkan bahwa penyakit virus Covid-19 yang telah melanda ±114 negara dan membunuh lebih dari 4.000 orang secara resmi menjadi pandemi.

Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya pencegahan penularan virus Covid-19, salah satunya adalah anjuran kepada masyarakat untuk melakukan social distancing, yaitu menjaga jarak antar manusia serta menghindari kerumunan orang.

Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim, merespon kebijakan tersebut dengan mengeluarkan himbauan untuk melakukan langkah-langkah mencegah berkembangnya penyebaran Covid-19 di lingkungan satuan pendidikan.

Sebagai upaya untuk menjembatani kegiatan pembelajaran di rumah, sekolah dan para guru melakukan beberapa strategi agar kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan.

SD Telkom Makassar mengusung konsep PLiS (Playing, Living and Studying) dengan tagline “Belajar adalah sesuatu yang menyenangkan”.

Indrayani Sulaiman, salah seorang guru senior di SD Telkom Makassar mengatakan, “Program PLiS merupakan hasil implementasi kebijakan Merdeka Belajar Telkom Schools, dimana di setiap proses pembelajaran yang diadakan oleh para guru selalu membawa keceriaan dengan tetap berfokus pada pembinaan karakter serta hasil belajar yang berkualitas.

Jadi meski saat ini siswa sedang menjalani pembelajaran secara daring, siswa akan merasakan bahwa belajar itu seayik bermain”.

Dalam konsep Playing pada PLiS, siswa dibangun imajinasi dan penghayatannya melalui beberapa indikator, yaitu kerjasama, komunikasi, interpretasi dan eksplorasi.

Metode pembelajaran yang melibatkan siswa, orang tua serta masyarakat, sehingga memperoleh ide-ide baru merupakan konsep utama Living.

Hal ini bisa terlihat pada munculnya pemikiran baru, rasa ingin tahu serta praktek yang dilakukan oleh siswa.

Dan dalam proses pembelajaran (studying), guru hanya bertindak sebagai fasilitator dengan siswa terlibat penuh, sehingga nantinya siswa dapat melakukan pemetaan terhadap suatu masalah atau pertanyaan, mencari teori atau menformulasikan solusinya dan dapat menarik suatu kesimpulan dari suatu pertanyaan.

Metode PLiS sebagai konsep blended learning ternyata sangat tercermin dari metode Heutagogi. Heutagogi sejalan dengan pendidikan transformatif, karena heutagogi menuntut peserta didik untuk berperan aktif dengan merefleksikan proses pembelajaran.

Kemampuan reflektif ini meningkat seiring dengan kematangan dalam proses pembelajaran dan kognitif.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved