Breaking News:

Tribun Makassar

BI Sulsel Sebut Pertanian Masih Terkontraksi Triwulan 4

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan Sulsel, Endang Kurnia Saputra dalam Media Gathering BI Sulsel,

Penulis: Rudi Salam | Editor: Sudirman
ist
Direktur Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan Sulsel, Endang Kurnia Saputra (kanan). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bank Indonesia (BI) melihat sektor pertanian masih terkontraksi di triwulan empat.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan Sulsel, Endang Kurnia Saputra dalam Media Gathering BI Sulsel, Jumat (11/12/2020) malam.

"Namun kontraksinya berkurang," kata Adang Sapaan akrab Endang Kurnia Saputra.

Kontraksi tersebut, kata dia, terjadi karena faktor cuaca.

"Terutama sekarang kan Desember 2020 sampai Februari 2021 ini ada La Nina," ujarnya.

La Nina, papar Adang akan berdampak pada pertanian, termasuk di Sulawesi Selatan.

"Sulawesi Selatan itu kan satu tahunnya menghasilkan 4 juta ton beras. 3,1 ton diantaranya itu diekspor ke luar daerah," sebutnya.

"98% impor dari provinsi di luar Sulawesi Selatan, mulai Sultra sampai Papua sana, itu ketergantungan beras terhadap Sulawesi Selatan sampai 78%," sambungnya.

Menurutnya, hal tersebut berbahaya jika sektor pertanian Sulawesi Selatan terpuruk.

"Kalau terpuruk, itu yang namanya inflasi di Sulampua (Sulawesi, Maluku, Papua) meningkat," terangnya.

Dikatakan Adang, bahwa Pemerintah Sulawesi Selatan sudah aware (sadar) akan hal tersebut.

"Pak Gubernur sendiri menyadari bahwa harus membangun irigasi yang panjang," katanya.

Lebih lanjut, Adang menjelaskan peran Bank Indonesia dalam kasus tersebut.

"Pertama kami menyampaikan ke bapak gubernur dan seluruh dinas terkait bahwa urusan produktivitas pertanian menjadi utusan nomor satu," ujarnya.

Oleh karena itu, sambungnya, tahun depan BI Sulsel menerapkan kerja sama dengan kota-kota yang siap untuk  mengaplikasikan teknologi tepat guna di bidang pertanian.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved