Breaking News:

Tribun Polman

Ditantang Berkelahi, Pria Polman Nyaris Bunuh Tetangga Kampungnya

Ditantang berkelahi, S (36) warga Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali nyaris membunuh tetangga kampungnya sendiri.

Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi aniaya.(Shutterstock) 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Ditantang berkelahi, Syamsul (36) warga Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, nyaris membunuh tetangga kampungnya sendiri.

Korban Ariyanto W alias Anto  asal Kelurahan Darma,  mengalami luka bacok di bagian tumit kanan, betis kanan bagian belakang, pada paha kanan bagian luar, dan luka terbuka pada lengan kanan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Polman, AKP Syaiful Isnaini mengatakan, peristiwa itu terjadi Rabu 9 Desember 20.30 wita malam di Jalan Todilaling.

"Kejadian diduga terjadi karena adanya kesalah pahaman antara korban dan pelaku terkait persoalan gadai motor," ujarnya.

Kronologi kejadian ketika pelaku Syamsul sedang berada di luar dihubungi oleh korban dan menantangnya.

"Korban mengatakan kalau kamu laki-laki datang ke sini, sehingga kemudian pelaku dengan mengendarai mobil langsung pulang kerumahnya," sebutnya.

Karena emosi, pelaku yang datang langsung menabrakkan mobilnya ke tempat sejumlah laki-laki yang sedang berkumpul. Bahkan satu unit sepeda motor ikut ditabrak.

Pelaku menabrak sepeda motor tersebut karena ia mengira jika laki-laki yang berkerumun di depan rumahnya tersebut adalah pihak dari korban yang menantangnya.

Lalu pelaku turun dari mobilnya dengan membawa sebilah parang. Tidak lama kemudian korban mendatangi pelaku sembari membawa pipa besi.

Sehingga pelaku dan korban saling berhadapan. Dalam perkelahian itu Aryanto terjatuh dan pelaku langsung mengayungkan parangnya pada bagian kaki dan paha korban.

Setelah korban tak berdaya, pelaku  pelaku lari dan menyerahkan diri kepada petugas kepolisian.

"Kami sudah mendatangi TKP, mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan pelaku, dan satu buah pipa besi yang digunakan korban," ujarnya.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved