Breaking News:

Corona, 72% Nasabah Manulife Akan Tambah Polis 18 Bulan ke Depan

Menurut Jeffrey, nasabah ingin menambah polis sebagai bentuk proteksi diri masing-masing dari resiko

TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI
Chief Agency Officer Manulife Indonesia, Jeffrey Kie saat media gathering virtual bersama media se Indonesia termasuk Makassar, Selasa (1/12/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hasil survei Manulife Indonesia terhadap 300 nasabahnya menunjukkan, 72 persen akan menambah polis dalam 18 bulan ke depan.

Survei Manulife Asia Care, dilaksanakan pada akhir Mei 2020 lalu.

Hal ini disampaikan Chief Agency Officer Manulife Indonesia, Jeffrey Kie pada media gathering virtual bersama media se Indonesia termasuk Makassar, Selasa (1/12/2020).

Menurut Jeffrey, nasabah ingin menambah polis sebagai bentuk proteksi diri masing-masing dari resiko penyebaran Covid-19.

"Hasil survei dari responden di Indonesia menunjukkan optimisme terendah di antara delapan pasar di Asia terhadap perkembangan Covid-19 hingga enam 
bulan ke depan," katanya.

Begitu pun terhadap penggunaan teknologi digital berskala besar selama pandemi terlihat di antara responden seluruh kawasan.

"Namun di Indonesia, penggunaan digital nampak lebih jelas," sebutnya.

Ia membeberkan, sejalan meningkatnya minat pada digital, terdapat pula pergerakan menuju pengelolaan keuangan pribadi lebih teratur. 

Hal tersebut dinilainya mencerminkan meningkatnya minat responden Indonesia membeli tambahan asuransi baru.

Gaya Hidup Baru

Halaman
12
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved