Breaking News:

Jangan Diet Rendah Serat, Bisa Terkena Penyakit Usus Buntu

"Jadi kalau rendah serat, konsistensi dari kotoran akan padat, kalau mengonsumsi serat cenderung lunak fesesnya," tuturnya.

istimewa
dr Asdar SpB pada saat Ngobrol Sehat edisi Kamis (19/11/2020) tayang di channel Youtube Tribun Timur 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Usus buntu selalu dikaitkan dengan pola hidup sehat.

Terutama pola makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Bagaimana tidak, makanan yang menjadi asupan harian pastinya akan berubah jadi kotoran.

Prosesnya pun akan melalui usus dan jika makanan yang dikonsumsi tak begitu halus maka pada saat akan terbawa hingga usus mengalami penyumbatan.

Dijelaskan dr Asdar SpB pada saat Ngobrol Sehat edisi Kamis (19/11/2020) tayang di channel Youtube Tribun Timur bahwa pencernaan yang baik tergantung pada makanan yang di konsumsi.

Baca juga: Tak Selamanya Berdampak Buruk, Usus Buntu Bisa Jadi Alat Pertahanan Tubuh

"Jadi kalau rendah serat, konsistensi dari kotoran akan padat, kalau mengonsumsi serat cenderung lunak fesesnya," tuturnya.

Ngobrol Sehat Tribun Timur Undang dr Asdar, Bahas Penyakit Usus Buntu, Kamis (19/11/2020).
Ngobrol Sehat Tribun Timur Undang dr Asdar, Bahas Penyakit Usus Buntu, Kamis (19/11/2020). (TRIBUN-TIMUR.COM/DESI TRIANA)

Olehnya itu, dr Asdar menyarankan untuk selalu mengonsumsi jenis makanan yang tinggi serat.

"Seperti kurang mengonsumsi sayuran dan buah-buahan," jelasnya.

Bahkan tidak menyarankan, sambungnya, untuk melakukan diet rendah serat karena bisa mengakibatkan usus buntu.

Diet rendah serat bukan bertujuan untuk mengurangi berat badan. 

Diet rendah seratbertujuan untuk mengistirahatkan sistem pencernaan Anda yang mungkin sedang bermasalah, atau sebagai persiapan menjalani prosedur medis tertentu. 

Diet ini membantu salah satunya untuk mengurangi jumlah makanan yang tidak bisa dicerna oleh usus.

"Sehingga pada proses pengeluaran feses akhirnya terganggu, jika mengalami gangguan pada perut di kanan bawah sebaiknya segera memastikan ke dokter," jelasnya.

Berbicara tentang banyak mitos yang ada di masyarakat yakni biji lombok bisa mengakitbatkan usus buntu, dr Asdar mengatakan hal tersebut belum ada referensi yang membahasnya.

"Tidak ada referensinya, dan dari sekian banyak operasi yang dilakukan saya belum pernah mendapati ada biji lombo dalam usus," tuturnya.(*)

Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved