Diparangi Jukir Saat Jualan Bakso di Jl Pendidikan Makassar, Begini Kondisi Dg Buang
Sija Dg Buang diduga diparangi oleh Ansar alias Dadang (31) seorang juru parkir di halaman salah satu minimarket tempat Dg Buang berjualan bakso.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sija Dg Buang (52) korban pemarangan di Jl Pendidikan, Kecamatan Rappocini, Makassar, kini menjalani perawatan medis di rumah sakit, Senin (16/11/2020) malam.
Ia dirawat di RS Faisal akibat luka tebasan di tangan kanannya.
"Sementara ditangani di RS Faisal. Tangan kanannya yang kena sampai ada putus uratnya. Jadi itu jempolnya tidak bisami gerak, yang lain masih bergerak," kata keluarga Sija Dg Buang, Aco (38) usai dari rumah sakit.
Sija Dg Buang diduga diparangi oleh Ansar alias Dadang (31) seorang juru parkir di halaman salah satu minimarket tempat Dg Buang berjualan bakso.
Usai mendapat serangan dari Dadang, Dg Buang pun meminta pertolongan ke warga lainnya lalu meminta diantar ke rumahnya di Jl Emmy Saelan.
Beberapa saat tiba di rumahnya, ia pun dilarikan ke RS Faisal, Makassar.
Sepengetahuan Aco, sebelum Sija Dg Buang diparangi, Dadang lebih dahulu berseteru dengan adik korban, Junjung.
"Adiknya (Dg Buang) yang mau diparangi, Junjung. Dia (Dadang) kejarki juga bawa parang tapi tidak nadapat," ujarnya.
Usai melakukan aksi pemarangan, Dadang melarikan diri dari lokasi.
Keberadaannya pun, kini dalam pengejaran Resmob Polsek Rappocini, Makassar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/suasana-di-depan-rum3er4d.jpg)