Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ngobrol Otomotif Tribun

Sejarah Berdirinya Honda Jazz Community di Sulsel

Diceritakannya bahwa Honda Jazz Community terbentuk dari 19 orang yang memiliki rasa persaudaraan yang tinggi.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/RUDI SALAM
Ngobrol Otomotif Tribun Timur seri #7 menghadirkan Ketua HJC Syamsupardi dan Ketua Panitia Anniversary Rijal. Acara tersebut digelar secara langsung di YouTube dan Facebook Tribun Timur, Jumat (13/11/2020) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Honda Jazz Community (HJC), Syamsupardi bercerita mengenai sejarah Honda Jazz Community.

Hal tersebut disampaikan dalam Ngobrol Otomotif Tribun Timur, Jumat (13/11/2020) siang.

Di seri #7 ini, mengangkat tema The First Anniversary Honda Jazz Comunity.

Hadir sebagai narasumber, Ketua HJC Syamsupardi dan Ketua Panitia Anniversary Rijal.

Ngobrol otomotif disiarkan secara langsung di YouTube dan Facebook Tribun Timur.

Acara yang dipandu Jurnalis Tribun Timur, Fahrizal Syam.

Diceritakannya bahwa Honda Jazz Community terbentuk dari 19 orang yang memiliki rasa persaudaraan yang tinggi.

"Kalau kita feedback 1 tahun yang lalu, terbentuknya Honda Jazz Community ini dari 19 orang yang memiliki rasa persaudaraan yang tinggi," cerita Syamsupardi.

19 orang tersebut kemudian berpikir untuk membentuk suatu komunitas yang tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi.

"19 orang ini semuanya ini adalah saudara dari situ kita berpikir alangkah bagusnya kita membentuk suatu komunitas mobil agar kita sering bertemu dalam artian silaturahmi kita," katanya.

Dikatannya bahwa 19 orang tersebut memiliki hobi yang sama yakni otomotif.

"Kalau kita tidak membentuk suatu komunitas yang notabenenya hobinya kita sama, satu yakni di otomotif akan istilahnya kemungkinan sibuk masing-masing," jelasnya.

Dengan terbentuknya Honda Jazz Community itu, kata dia bisa tambah mempererat tali persaudaraan, sebab mereka sering kali bertemu.

Dikatakan pula bahwa di Honda Jazz Community, rasa memiliki tidak hanya untuk satu orang, melainkan ke semua anggota.

"Pada saat itu, nama Honda Jazz Community kita rancang berdasarkan keputusan bersama. Jadi kami semua punya hak memiliki klub ini. Jadi klub ini tidak hanya dimiliki satu orang jadi semua punya hak untuk memberikan pendapat," ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved