Kasus Baru Covid-19 di Makassar Meningkat, Ini Saran Tim Epidemiologi Unhas
Angka pertumbuhan kasus baru di Makassar pun menjadi 1,1 persen padahal pekan sebelumnya telah sempat menyentug 0,77 persen.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jumlah kasus baru Covid-19 di Kota Makassar mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir (2-8 November).
Kenaikan itu terlihat dari 114 pada pekan sebelumnya, menjadi 159 kasus baru pada pekan lalu.
Jika dipersentasekan, kenaikannya sekitar 40% dari jumlah kasus pekan sebelumnya.
Angka pertumbuhan kasus baru di Makassar pun menjadi 1,1 persen padahal pekan sebelumnya telah sempat menyentug 0,77 persen.
Demikan data yang dibeberkan Tim Epidemiologi Unhas Prof Anshariadi kepada tribun, Selasa (10/11/2020) sore.
Menurutnya, angka itu menunjukkan adanya peninggkatan penularan di masyarakat Kota Makassar saat ini.
"Ini menunjukkan terjadi peningkatan penualaran di masyarakat. Beberapa kegiatan yang mungkin berkontribusi antara lain, adanya libur panjang minggu lalu, mungkin lemahnya penerapan protokol kesehatan, testing dan tracing yang mungkin agak menurun kinerjanya," kata Prof Anshariadi.
Ia pun berharap agar pemerintah dalam hal ini tim gugus tugas penanganan Covid-19 segera melakukan trace dan testing segera serta kembali lebih mengintensifkan pencarian kasus.
"Perbaiki kembali upaya pencarian kasus di masyarakat, semua orang yang pernah kontak dengan 159 kasus baru yang dilaporkan Minggu lalu cepat dilakukan trace dan testing supaya tidak ada penularan lanjut. Penerapan protokol kesehatan diperketat lagi," imbuh Tim Ahli Covid Makassar ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/grafik-per54gv.jpg)