Breaking News:

Ibadah Umrah

Masa Pandemi, Jamaah Umrah Maksimal Usai 50 Tahun

Menteri Agama mengeluarkan surat keputusan tentang syarat pemberangkatan ibadah umroh di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
Istimewa
Kepala Bidang Haji dan Umron Kanwil Kemenag Sulbar, H Suharli, ditemui di ruangannya, Kamis (5112020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Menteri Agama mengeluarkan surat keputusan tentang syarat pemberangkatan ibadah umrah di tengah pandemi Covid-19.

"Baru keluar kemarin, saya juga baru menerima dan ini akan segera di sosialisasikan," kata Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulbar, H Suharli, ditemui di ruangannya, Kamis (5/11/2020).

Dikatakan, saat ini memang pihak Kerajaan Arab Saudi sedang mempersiapkan pembukaan akses untuk ibadah umroh yang sebelumnya ditutup total. WNA termasuk Indonesia sudah diberikan lampu hijau.

"Yang jelas, selama pandemi, setiap jamaah umroh yang hendak berangkat, usianya minimal 18 - 50 tahun,"ujar Suharli.

Kemudian setiap jamaah harus ada hasil swab dari kesehatan untuk memastikan bebas dari Covid-19.

"Setiap jamaah juga harus ada surat keterangan dari dokter bahwa tidak memiliki penyakit bawaan,"jelasnya.

Dalam waktu dekat, kata Suharli, pihaknya akan memanggil semua travel yang memberangkatkan umroh, untuk menyosialisasikan KMA tentang ibadah umroh selama pandemi Covid-19.

"Kita juga akan minta data ke travel berapa jamaahnya yang belum berangkat, yang jelas kita akan prioritaskan tiga orang yang sempat gagal berangkat,"tuturnya. (tribun-timur.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved